ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Bagi Evelyn Fiyo, tahun 2020 seperti sebuah roller coaster. Di awal tahun, ia bisa merasakan berkah berangkat ke Amerika Serikat bersama skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2019. Namun setelah itu pandemi menyerang hampir semua belahan dunia.

Sama halnya dengan anak-anak sedihan itu tentu ada di hati Fiyo, sapaan akrabnya. Namun ia tetap berupaya melewatinya dengan hati yang riang. Dara berusia 17 tahun itu tidak pengin larut dalam kesedihan mendalam. Sebaliknya, dari pandemi berkepanjangan ini, penggawa Nation Star Academy (NSA) Surabaya itu banyak belajar menjadi pribadi yang lebih terbuka dengan orang di sekelilingnya.

“Dulu aku introvert, tapi sejak Covid ini aku berubah. Jadi sering bergaul sama teman. Ini sedikit banyak yang ngubah sifatku ini,” tandas Fiyo. Bahkan, pada 2020 ia menganggap jadi tahunnya untuk menghabiskan kesenangan bersama temannya. "Jadi lebih intens ke teman-teman. Sebab biasanya kan aku disibukkan dengan sekolah, basket, dan les aja,” imbuhnya.

Namun sayangnya untuk urusan basket student athlete kelas XI itu merasa kemampuannya makin menurun. Sebab, latihan di sekolah jarang. Selain itu kompetisi basket pun ditiadakan sepanjang 2020. "Agak jengah nggak bisa basket. Ada memang rutinitas latihan, tapi rasanya beda dengan kondisi normal," ujarnya. Padahal jika kompetisi DBL diadakan pada 2020, Fiyo tetap punya target bisa masuk skuad All-Star untuk kali kedua.

“Stres loh nggak ada tanding itu,” celetuknya. Oleh karena itu, Fiyo punya harapan agar pada 2021 ini semua makin membaik. "Berdoa banget biar bisa tanding basket lagi," ungkapnya.

Tahun ini, Fiyo sendiri akan naik ke kelas XII. Oleh sebab itu ia pengin sekali bisa bermain kembali di DBL musim ini, seandainya bisa terselenggara. “Harapan besarku cuma di basket sih. Bisa champion DBL, masuk DBL All Star, dan semoga bisa masuk Kejurnas juga,” pungksanya.(*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)