ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Kekompakkan tim SMAN 17 Palembang sewaktu berlaga di Honda DBL South Sumatera Series 2019 (dok pribadi)

Pandemi harus dihadapi. Tentu dengan cara-cara yang dianjurkan instansi kesehatan. Itu juga yang dipegang teguh oleh tim basket SMAN 17 Palembang. Meskipun sudah diizinkan untuk menggelar latihan bersama, tapi mereka sama-sama berupaya mendisiplinkan diri menjalankan protokol kesehatan.

Tekad itu mereka jalankan demi bisa kembali berlaga di DBL South Sumatera Series musim 2021. Pelatih SMAN 17 Palembang coach Yuzendri Effriyadi mengatakan, anak asuhnya tidak sekedar diajarkan menerapkan Jajacutapama (jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker). Namun coach Yuzendri juga tegas agar pemainnya bisa mencucui pakaian sendiri sehabis latihan.

"Penerapan prokes di tim kami sangat ketat. Jajacutapama masih ditambah lagi wajib membawa perlengkapan minum sendiri. Juga imbauan agar mereka langsung mandi dan cuci pakaian kotor sebelum kontak dengan keluarga di rumah,” tandasnya.

Hal itu dilakukan supaya mereka terbiasa dengan kondisi seperti ini. "Sekalian mengajarkan mereka rasa tanggung jawab walaupun kelihatannya hanya hal kecil," imbuh coach Yuzendri.

Ia tak bosan mengingatkan menjaga protokol itu sangat penting. "Saya selalu tanamkan kepada mereka bahwa prokes itu manfaatnya bukan untuk diri sendiri aja, tapi juga berpengaruh buat orang sekitar kita. Buat orang-orang yang kita cintai," imbuhnya.

Keinginan penggawa Jubel (julukan SMAN 17) bisa kembali berkompetisi begitu terlihat oleh coach Yuzendri. Sebagi pelatih, ia sangat senang melihat semangat anak asuhnya. Pelatih berusia 36 tahun itu percaya bahwa pemainnya bisa saling membahu jika kembali berlaga di DBL 2021 mendatang.

"Saya bersyukur karena mereka memberi saya semangat lagi buat latihan. Maklum darah muda semangatnya berapi-api," ujarnya. Terkait dengan latihan tatap muka, Jubel telah melaksanakannya sejak pertengahan Desember tahun lalu. Coach Yuzendri juga menyiapkan program guna menunjang pemainnya nanti.

Materi yang diberikan sendiri berupa program kebugaran, serta pendalaman kembali soal strategi. Semangat tim basket Jubel juga turut didukung oleh pihak sekolah.

Jubel pun yakin bisa menggondol trofi liga basket pelajar terbesar se-Indonesia itu. "Dalam turnamen tidak lepas dari persaingan dan rivalitas, seberat apapun itu kami akan berusaha untuk menang," pungkasnya.(*)

  RELATED ARTICLES
Comments (1)