ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Dimas Bastiantio melakukan free throw saat laga SMAN 8 Pekanbaru versus SMAN 1 Pekanbaru di DBL Riau 2025

Tak banyak pemain rookie yang bisa langsung mencicipi atmosfer partai puncak, sekaligus mengamankan tempat dalam jajaran Kopi Good Day First Team pada musim debutnya. 

Namun, Dimas Bastianto berhasil membuktikan bahwa dirinya pantas untuk meraih kedua pencapaian bergengsi tersebut. 

Dimas, begitu ia disapa, berhasil menutup musim debutnya dengan mengantarkan tim putra SMAN 8 Pekanbaru kembali ke Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Riau, serta mencatatkan namanya dalam daftar Kopi Good Day First Team 2025 Riau. 

“Musim debut kemarin rasanya benar-benar berkesan. Saya banyak belajar, mulai dari adaptasi dengan tekanan pertandingan sampai memahami ritme permainan tim. Bisa langsung meraih First Team di musim debut tentu juga jadi kebanggaan buat saya,” buka Dimas. 

Baca Juga: Steaven Imanuel Bidik Top 50 di DBL Camp 2026!

Meski berstatus sebagai pemain anyaran, kehadiran Dimas dalam Kopi Good Day DBL Camp 2026 jelas tidak bisa dipandang sebelah mata. Cowok berperawakan 170 sentimeter itu bercerita bahwa dirinya tetap menjaga konsistensi latihan sejak berakhirnya DBL Riau 2025. 

Peluh keringat yang menetes menjadi bukti dari kerja keras yang dicurahkan Dimas demi menyuguhkan performa terbaik selama mengemban peran sebagai campers

“Beberapa kali juga ikut sparing dan turnamen kecil untuk jaga feel pertandingan. Intinya, meskipun kompetisi selesai, latihan tetap jalan,” beber Dimas. 

Ia kemudian menambahkan. “Sekarang, saya fokus memperbaiki fisik, stamina, dan skill dasar seperti defense, shooting consistency, dan decision making. Hal terpenting menurut saya bukan cuma teknik, tapi juga mental.”

Bukan hanya itu. Dimas bahkan sudah mencari bocoran soal agenda yang bakal dijalaninya selama berpartisipasi dalam program pelatihan yang diselenggarakan oleh DBL Indonesia itu. 

“Biasanya, ada kombinasi latihan skill, scrimmage game, dan penilaian langsung dari coach. Saya membayangkan persaingannya bakal ketat karena semua pemain pasti datang dengan target tinggi. Tapi, itu justru yang bikin menarik karena kita bisa belajar dari pemain lain,” tuturnya.

Baca Juga: Berawal dari Target Sederhana, Jhonatan Fernando Tutup Musim dengan Istimewa

Bukan hal yang mengherankan jika sosok kelahiran 2010 itu sudah tak sabar menantikan Kopi Good Day DBL Camp 2026. Dari pengalaman itu, ia pun berharap nantinya dapat mengantongi segudang pelajaran berharga.

“Harapan utama saya bisa menampilkan permainan terbaik. Soal hasil, itu bonus. Targetnya tentu ingin tembus ke tahap tertinggi, tapi yang paling penting saya pulang dengan versi diri yang lebih baik, disiplin, matang secara mental, dan siap untuk kompetisi berikutnya,” tutup Dimas.

Kopi Good Day DBL Camp 2026 merupakan program tahunan DBL Indonesia yang mengumpulkan ratusan student athlete terbaik selama gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 untuk memperebutkan posisi DBL All-Star. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY