ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Albert Richard (11) mencoba menerobos penjagaan ketat dari lawannya

Datang sebagai juara bertahan DBL South Sumatera Series bukan jaminan menang mudah buat SMA Methodist 2 Palembang. Mereka mendapat perlawanan ketat dari lawannya, SMAN 1 Tanjung Raja. Meskipun akhirnya Medupa (julukan SMA Methodist 2) berhasil menyudahi perlawanan dari Smantra (julukan SMAN 1) dengan skor 31-9.

Di kuarter pertama, Medupa memang memainkan tempo pertandingan dengan baik. Mereka bisa mencuri poin, melalui pemain andalannya Albert Richard. Babak pertama ditutup untuk kemenangan Medupa 7-2.

Menginjak kuarter kedua, pertandingan mulai berjalan alot. Kedua tim, sama-sama sulit untuk mencetak poin. Namun, di sini Smantra terlihat bermain lebih baik. Tim asuhan Puput Wijayanti itu mampu meladeni gempuran dari anak-anak Medupa.

Perlahan tapi pasti, skuad Smantar mulai mencuri poin. Pemain andalan mereka M. Yudha Armanda mencetak dua angka di kuarter kedua ini bagi Smantra. Hanya saja, mereka masih tertinggal 10-4 dari Medupa.

Keadaan mulai terlihat timpang kala memasuki kuarter ketiga dan keempat. Pelatih Medupa, Ivan memang sempat menarik pemain intinya di kuarter kedua. Kembalinya pemain utama Medupa membuat permainan kembali hidup.

Jika ditotal, selama dua kuarter terakhir Medupa mampu mencetak 21 poin. Sementara Smantra hanya bisa menambah 5 angka saja. Stamina para pemain Smantra mulai terlihat kendur. Anak-anak Medupa begitu leluasa mendulang poin. Baik dari serangan cepat, maupun memanfaatkan kelengahan pemain lawan.

Salah satu center Medupa, Melson Fernando menambah pundi-pundi poin bagi timnya di 10 detik terakir melalui under ring. Tambahan dua angka dari Melson memastikan Medupa unggul 31-9 atas Smantra.

Meski menang, coach Ivan masih punya catatan khsusus buat anak didiknya. Terutama soal finishing. “Mereka terlihat masih menyesuaikan diri, untungnya kami bisa unggul di kuarter terakhir,” pungkasnya. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)