ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Pelaksanaan DBL 2021 West Nusa Tenggara Series dengan protokol kesehatan ketat (DBL Indonesia)

Akhirnya, waktu yang dinanti tiba. Setelah terlewat satu musim, Honda DBL bisa kembali digelar. Tepat satu bulan dari sekarang, pada bulan Oktober mendatang, Honda DBL musim 2021-2022 akan dihelat. DKI Jakarta bakal menjadi kota awal penyelenggaraan musim baru.

Hal itu menyusul izin dari pemerintah untuk menyelenggarakan hajatan liga basket para student athlete di dua kota. Menyusul Jakarta, nantinya Surabaya jadi kota berikutnya. Keputusan penyelenggaraan dua kota itu diambil DBL Indonesia mengikuti arahan langsung dari pemerintah.

Secara marathon PP Perbasi dan DBL Indonesia melakukan pemaparan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Panjaitan selaku Koordinator PPKM Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali pekan lalu. Dilanjutkan dengan paparan kepada Menpora Zainudin Amali, juga Kemenkes. 

Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat drg. Kartini Rustandi menyebutkan ada beberapa hal mengenai protokol kesehatan (prokes) yang harus dilakukan lebih ketat lagi oleh DBL Indonesia nantinya. Salah satunya mengenai dua dosis vaksin Covid-19 untuk seluruh peserta Honda DBL. Baik pemain, wasit, maupun perangkat pertandingan. 

“Aplikasi Peduli Lindungi juga akan berperan di sini, memastikan keamanan DBL,” ucap Dokter Kartini dalam rapat koordinasi teknis secara online Minggu (5/9). Selain itu, sebagai upaya tracing, pemerintah juga meminta tes PCR jadi rujukan sebelum bertanding. “Kalau sebelumnya swab antigen, ke depan harus PCR,” lanjutnya. 

Pertandingan DBL 2021 West Nusa Tenggara Series yang berlangusng Februari lalu (DBL Indonesia)

Azrul Ananda, CEO dan Founder DBL Indonesia siap menjalankan arahan pemerintah. Termasuk mengajak seluruh siswa SMA yang menjadi peserta Honda DBL untuk bersiap-siap. Baik latihan tim maupun melengkapi persyaratan vaksin.  “Kami berterima kasih kepada pemerintah, Pak Luhut bersama jajaran Kemenko Marves, Pak Zainudin Amali dan jajaran di Kemenpora, juga Kemenkes,” kata Azrul.

“Sejak awal kami ingin pelaksanaan Honda DBL menjadi bagian dalam sosialisasi protokol kesehatan. Kini, bisa ditingkatkan lagi dalam kampanye pelaksanaan vaksinasi,” lanjutnya.

Sebelumnya, DBL Indonesia sendiri sudah sempat menyelenggarakan liga basket pelajar terbesar se-Indonesia dengan protokol kesehatan (prokes) ketat di Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan pada Februari dan Maret lalu. Prokes tersebut selalu menjadi pijakan untuk pelaksanaan Honda DBL selanjutnya. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)