ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Coach Didiet (berdiri paling kiri) ketika mendampingi SMA Hangtuah 2 Sidoarjo di Honda DBL East Jav aSeries 2019

DBL Indonesia dan Astra Honda Motor (AHM) berkomiten menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat pada perhelatan Honda DBL 2021-2022 ini. Sesuai arahan dari pemerintah. Salah satunya dengan mewajibkan dua dosis vaksin bagi seluruh peserta Honda DBL. Tepat pada Selasa (21/9) lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memfasilitasi vaksinasi bagi peserta Honda DBL khusus daerah Jawa Timur.

Dari banyaknya peserta, salah satunya adalah Didiet Isradinur, pelatih SMA Hangtuah 2 Sidoarjo (Smahada). Coach Didiet begitu senang akhirnya, ia bisa mendapatkan dosis pertama vaksin. Hal tersebut membuatnya cukup lega. Dengan itu, ia optimis bisa mendampingi Smahada berlaga di Honda DBL 2021 East Java Series yang akan berlangsung di Surabaya pada 27 Oktober hingga 22 November mendatang.

“Saya sempat bingung juga, udah hampir sebulan lagi Honda DBL mau mulai belum dapat vaksin, untungnya Pemprov Jatim dan DBL Indonesia memfasilitasi, makanya saya langsung mendaftar beberapa hari lalu setelah menerima info dari aplikasi DBL Play, dan langsung siap divaksin hari ini, ” ucapnya.

Coach Didiet Isradinur ketika di lokasi vaksinasi Pemprov Jatim

Pelatih berusia 34 tahun itu juga mengatakan, dirinya sempat bilang ke Kepala Sekolah SMA Hangtuah 2 Sidoarjo, terkait keikutsertaan timnya. Jika ia tidak bisa dapat vaksin, ia menyarankan agar Smahada tetap ikut serta di Honda DBL. “Tapi, Kepala Sekolah ndak mau kalau bukan saya yang dampingi anak-anak,” ujarnya.

Karena itu, adanya kesempatan vaksin dari Pemprov Jatim, Selasa (21/9) lalu membuatnya tenang. Kesempatan untuk mendampingi Smahada di Honda DBL seri Jawa Timur musim ini bisa terealisasi. “Anak-anak ini udah kepengin banget main di Honda DBL, saya harap semoga semua pelaksanaan bisa lancar sesuai prokes yang disiapkan,” timpal coach Didiet.

Persiapan yang terbilang cukup singkat ini bakal dioptimalkan oleh coach Didiet. Sejauh ini bersama Smahada coach Didiet masih menggeber fisik pemain. Baginya itu yang wajib diperbaiki, setelah satu tahun belakangan tidak ada kompetisi. Terlebih langsung tanding di kompetisi sebesar Honda DBL. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)