ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Yuni Anggraeni (DBL Indonesia All-Star 2010) saat membela Timnas Putri melawan Thailand, Sabtu (21/5). (dok. Yoga Prakasita)

Penampilan Tim nasional basket putri tak kalah mengesankan di SEA Games 2022. Mereka memang tak berhasil meraih emas seperti timnas basket putra. Namun timnas basket putri berhasil mengalahkan tim tangguh. Sampai akhirnya mereka berhasil merebut perak.

Salah satu pertandingan berat yang dihadapi timnas basket putri adalah saat lawan Thailand Sabtu, 21 Mei 2022. Meski tertinggal di tiga kuarter, srikandi merah putih berhasil membungkam Thailand di kuarter pamungkas. Dipimpin oleh Yuni Anggraeni, timnas putri sukses membungkus skor 76-64.

Baca juga: Timnas Indonesia Cetak Sejarah, Raih Emas SEA Games Pertama

Lalu, di laga terakhir, Indonesia menang atas Singapura 87-53, Minggu 22 Mei 2022. Indonesia tampil dominan sepanjang laga melawan Singapura. Mereka sempat unggul sampai 41 poin. Kemenangan ini membuat rekor menang-kalah Indonesia menjadi (4-1). Rekor ini sebenarnya sama dengan Filipina yang kalah atas Malaysia di laga sebelumnya. Namun, secara head to head, Filipina berhak mendapatkan medali emas karena berhasil mengalahkan Indonesia.

Ini jadi medali emas kedua secara beruntun dan keseluruhan untuk tim putri Filipina. Bagi Indonesia, ini adalah medali perak ketiga secara keseluruhan dan kedua dalam empat gelaran terakhir. Ini juga jadi peningkatan bagi Indonesia yang di SEA Games 2019 Filipina mendapatkan medali perunggu. Kala itu, Indonesia mengalahkan Malaysia di perebutan perunggu.

Baca juga: Kalahkan Singapura, Tim Putri Indonesia Bawa Pulang Medali Perak

Di balik keberhasilan timnas basket, lagi-lagi ada alumni kompetisi DBL di sana. Total ada 12 alumni DBL di timnas. Di antaranya tujuh pemain di timnas putri, lima pemain sisanya lengkapi timnas putra. Siapa saja mereka? Ini dia listnya!

Timnas Putri

Yuni Anggraeni
Yuni Anggraeni, jadi Alumnus DBL sekaligus motor serangan bagi timnas putri. All-Star tahun 2010 itu berhasil mengemas 20 poin dan 10 rebound saat melawan Thailand. Saat bermain di DBL, Yuni bermain untuk tim sekolahnya, SMA Tri Tunggal Semarang. 

Agustin Gradita Retong
Alumnus DBL Indonesia All-Star tahun 2011 dan 2012 ini berhasil menyumbang tenaganya untuk Merah Putih. Agustin berhasil meraih 2 poin dan 6 rebound. Ia merupakan alumnus dari SMAN 1 Sekayu. Di laga terakhir melawan Singapura, Agustin menambah dua poin dan lima rebound.

Adelaide Callista
Bermain selama 26 menit, Adel sukses menjadi mesin pencetak poin. Ia mengemas 16 poin dan 4 rebound. Field goals-nya mencapai 100 persen. Ia juga menyumbang 6 poin dan 3 rebound kala melawan Singapura. Adel adalah alumnus dari DBL Indonesia All-Star 2017. Kala itu, ia mewakili sekolahnya SMA St. Albertus Malang. 

Kadek Pratita Cita Dewi
Alumnus DBL satu ini berasal dari Pulau Dewata. Pratita pernah menjadi DBL Indonesia All-Star di tahun 2011 dan 2012. Saat ini dirinya dipercayai memperkuat timnas. Ia berhasil menyumbang total 14 poin dan 2 rebound di dua laga terakhir saat membela Timnas Putri.

Henny Sutjiono
Henny Sutjiono pernah menjadi DBL Indonesia All-Star tahun 2010. Ia merupakan seorang alumnus SMA Frateran Surabaya. Di dua laga terakhir saat membela Timnas Putri, Henny mengumpulkan 2 poin dan 9 rebound.

Dyah Lestari
Dyah Lestari tampil solid kala melawan Singapura. Ia berhasil membukukan 16 poin dan 9 rebound. Dyah sendiri merupakan alumnus dari SMA Tri Tunggal Semarang. Saat bermain di DBL, Dyah berhasil menjadi Champion DBL 3x3 National Competition 2014.

Nathania Claresta
Nathania merupakan lulusan dari SMK Unggul Sakti. Dirinya pernah berpartisipasi di DBL tahun 2017. Kala itu, ia berhasil menjadi Best Players DBL 3x3 National Camp 2017.

Timnas Putra

Juan Laurent Kokodiputra
Juan Laurent bukan pemain baru di Timnas basket putra. Di laga melawan Vietnam, Juan trengginas dengan mengoleksi 13 poin dan 2 rebound. Dirinya berhasil menambah 5 poin dan 1 rebound saat kontra Filipina. Juan sendiri merupakan DBL Indonesia All-Star tahun 2011 dan 2012. 

Yudha Saputra
Nama Yudha Saputra tidak asing di telinga pebasket muda. Alumnus SMAN 2 Cirebon itu pernah berlaga di Honda DBL West Java Series tahun 2014 dan 2015. Ia memperkuat timnas dengan menceploskan 7 poin, 1 rebound, dan 4 asis saat melawan Vietnam. Di laga terakhir melawan Filipina, Yudha hanya menambah satu poin dan dua rebound.

Vincent Rivaldi Kosasih
Alumnus DBL satu ini sempat menjadi Champion Junior DBL di tahun 2010. Kala itu, ia membela tim sekolah SMP Cita Hati Surabaya. Saat membela timnas melawan Vietnam, Vincent menyumbang dua poin dan satu rebound. 

Hardianus Lakudu
Hardianus jadi salah satu alumnus DBL yang berasal dari pulau Kalimantan. Di tahun 2012 silam, dirinya pernah ikut serta dalam Honda DBL East Kalimantan Series. Saat itu, ia memperkuat tim sekolah SMAN 1 Balikpapan.

Sandy Ibrahim Aziz
Alumnus DBL satu ini berbeda dengan yang di atas. Sandy saat ini termasuk dalam jajaran pemain Timnas Basket Putra 3x3. Sandy merupakan lulusan dari SMA PSKD 1 Jakarta. Dirinya sempat menjadi DBL Selection 2012. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS