Tersingkir di big eight musim lalu, membuat coach Gogor melakukan banyak evaluasi. Musim ini dengan semangat tinggi, mereka jalani program latihan ketat.
Meskipun banyak membawa pemain rookie, SMAN 3 Jakarta berambisi mengembalikan kejayaannya musim ini.
Pengalaman berharga di partai final membuat coach Syahriel memantapkan mental anak asuhnya, SMAN 5 Mataram. Tujuannya agar musim 2020 mereka semakin siap.
Pelatih SMAN 5 Kupang, Ari Sinaga ingin mengembangkan karakter permainan anak asuhnya agar lebih baik. Yaitu fundamental dan fisik yang tangguh.
Coach Sandika memiliki misi khusus saat menuju musim baru. Ia ingin kemampuan anak-anaknya, SMAN 1 Mataram lebih merata agar semakin siap menghadapi Honda DBL.
Musim ini coach Oktian ingin membentuk tim Tarnus yang punya kekuatan dalam kecerdasan bermain. Hingga saat ini, ia sudah melakukan beberapa simulasi.
Coach Erlangga, melakukan evaluasi besar-besaran di musim ini. Hingga saat ini ada empat hal yang sudah ia benahi. Mental, fisik, taktik, dan kekompakan pemain.
Coach Indra ingin timnya bisa makin kuat di musim ini. Oleh karena itu, ia langsung memberikan porsi latihan lebih untuk meningkatkan fisik pemainnya.