Torehan positif ini pun coba dipertahankan tim di musim selanjutnya. Hal itu diungkapkan langsung oleh pelatih mereka, coach Tidaryanto.
Coach Andi ingin timnya bisa menyamai catatan prestasi musim lalu. Terlebih ia ingin memperlihatkan kekuatan basket dari kota Purworejo.
SMA Dian Harapan Manado banyak berbenah menuju musim baru. Salah satu perubahan yang mereka lakukan adalah pergantian pelatih.
Selama pemainnya berada di rumah, coach Azza memberikan materi latihan berupa fisik dan fundamental. Sebab materi itu adalah bagian dari evaluasi tim.
Meskipun bangga dengan prestasi timnya, coach Erick merasa timnya masih bisa mencapai babak yang lebih tinggi lagi. Hal itu membuat ia dan tim langsung melakuka
Kekalahan itu meninggalkan beberapa evaluasi bagi coach Dedy. Ia menyebutkan bahwa skil pemainnya yang belum merata menjadi persoalan utama.
Coach Nuli tak memberikan waktu untuk bersantai kepada para pemainnya. Ia bahkan sudah membuat timnya sibuk sejak tahun lalu.
Memiliki skuad yang hampir sama dengan musim lalu membuat SMA W.R. Soepratman Samarinda optimis menghadapi musim baru Honda DBL 2020.