Banyak yang tidak mengira basket putra SMA Surabaya Cambridge School (SCS) mampu melangkah jauh. Mereka membuktikan diri dengan berdiri di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java, yang dilangsungkan Minggu, 2 November 2025.
Veronika Rika Mayasari, ibunda dari John Paul Kurniawan pemain SCS, menyebut semua itu berkat usaha dan tekad seluruh pemain. “Saya tentu saja senang banget SCS bisa sampai final, apalagi ini tahun pertama John ikut pertandingan DBL,” ujarnya.
Veronika berbagi kisah di balik layar yang jauh dari sorotan lampu arena. Awalnya, John terjun ke basket bukan karena ambisi besar, melainkan mengikuti arahan Sang Bunda agar lebih mudah pulang ke rumah selepas sekolah.
"Sebenarnya waktu itu supaya jemputnya gampang. Karena sepupunya sudah ikut basket, tujuannya hanya agar mereka bisa pulang bareng dan John yang aktif punya kegiatan bermanfaat,” bebernya.
Dari sebatas kegiatan, basket berubah menjadi passion. Setelah diajak menonton beberapa pertandingan basket, John mulai serius. Ia kemudian menekuni basket sejak usia 10 tahun dan terus mengasah diri.
Baca juga: Sinlui Buka Puasa Kawin Gelar di DBL East Java!
Meski sudah berlatih sejak lama, tampil di Final Party DBL East Java adalah level yang berbeda. Sebagai tim yang baru menjajaki final, tekanan terasa sangat berat. Namun, Veronika selalu memberi dorongan positif untuk sang putra.
"Paling saya bilangnya ya tetap percaya diri lah, berani, tapi tetap humble," bebernya.
Di Final Party DBL East Java ini, putra SCS kembali bertemu dengan SMA St. Louis 1 Surabaya (Sinlui) yang sebelumnya telah mengalahkan mereka di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North (DBL Surabaya).
Aksi John Paul (jersey merah nomor 5) dari Surabaya Cambridge School di Final Party DBL East Java
Kembali berhadapan dengan Sinlui tidak membuat Veronica menekan sang putra untuk dapat membalas dendam. Justru ia menegaskan kepada sang putra agar dapat enjoy dan lepas saat di lapangan tanpa harus berpacu pada hasil.
“Saya berharapnya malah mereka mainnya nggak buru-buru, sesuai ritme mereka sendiri tanpa ngikutin ritme lawan,” sambungnya.
Menariknya, sang ibunda tidak memiliki target khusus yang harus digapai John. Ia sudah sangat bangga melihat perjuangan sang putra hingga dapat melaju ke Final DBL East Java. Veronica percaya bahwa sang putra tercinta akan selalu memberikan upaya terbaiknya.
Baca juga: Dampingi Richelle, Agus Widjaja: Rasanya Seperti Diberi Penghargaan oleh DBL!
Veronika turut menyoroti bahwa berkat DBL, banyak hal yang dapat dipelajari oleh anak-anak. Menurutnya, mereka semua dituntut untuk bisa main bagus. “Saya itu senang sekali ya karena di DBL itu sangat sportif dan membuat mereka belajar buat nggak menghalalkan segala cara untuk menang,” terangnya.
Ia turut mengungkapkan kekhawatirannya ketika menyaksikan sang putra bertanding hingga jatuh-jatuh di lapangan. “Basket kan memang full body contact, makanya saya terus-terusan ingetin ke John untuk penguatan (fisik) biar kalau jatuh begitu cederanya nggak parah,” tutupnya.
Meskipun demikian, dukungan Veronika tak akan pernah surut bahkan jika John memilih untuk meniti karier hingga tahap profesional. Namun, hanya satu pesan yang ia sematkan, agar John tidak pernah lupakan sekolah. Meskipun kelak memilih basket sebagai jalan profesional, ia menekankan agar John harus tetap mengutamakan pendidikan sebagai fondasi utama hidup.
Diketahui putra SCS berhasil dikalahkan oleh Sinlui di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java dengan skor akhir 61-34.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Ada juga Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 dengan tema Shine Like a Star. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play.
Laga final setiap region dan series tayang secara eksklusif di YouTube Good Day ID. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.
Statistik John Paul Kurniawan bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).