ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Rick Wulin dan Kathleen Wulin saat DBL Riau 2023 (kiri), serta potret Kathleen Wulin dan Jacqelyn Wulin bersama kedua orang tua saat DBL Riau 2025 (kanan)

Gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Riau meninggalkan kesan mendalam bagi Kathleen Myer Wulin, salah satu pemain tim putri SMA Darma Yudha Pekanbaru.

Bukan hanya soal dirinya yang berhasil menutup musim terakhir dengan menyapu bersih gelar juara, MVP, dan First Team sekaligus. Melainkan, momen ini kian istimewa karena Kathleen (sapaan karibnya) juga berkesempatan turun melantai bersama sang adik, Jacqelyn Phoebe Wulin. 

Namun, siapa sangka kalau sebelum itu Kathleen ternyata juga sempat berbagi lapangan dengan kakak laki-lakinya, Rick Hubert Wulin, saat DBL Riau 2023. 

“Kalau dari perasaanku, saya sangat bangga karena momen ini tidak bisa diulang. Saat kelas 10, saya main sama koko yang waktu itu kelas 11 dan pertama kali ngerasain kawin gelar,” buka Kathleen. 

“Tahun kedua, saya sendiri yang ikut DBL Riau 2024 dan mencapai First Team untuk kedua kalinya. Tahun ketiga, saya akhirnya bisa main sama adik dan kembali champion untuk ketiga kalinya,” sambungnya. 

Baca Juga: Penasaran Rasanya Jadi Juara, MVP, dan First Team? Coba Tanya Kathleen Myer!

Meski begitu, langkah Trio Wulin untuk menggeluti dunia basket rupanya tidak semulus yang dibayangkan. 

Sebab, Rick dan Kathleen sempat merambah cabang olahraga wushu ketika masih mengenyam pendidikan sekolah dasar. Bahkan, gadis berperawakan 168 sentimeter itu juga pernah rutin menekuni balet. 

“Setelah tidak ada pelatih wushu lagi, kami tidak ada kegiatan lagi. Jadi, mama membawa saya untuk latihan balet dari usia enam sampai 14 tahun” ceritanya. 

Meski telah disibukkan dengan segudang kegiatan di ranah balet, Kathleen tidak ingin cepat berpuas diri. 

Ia bersama kedua saudaranya pun akhirnya mulai mengenal olahraga basket. Apalagi, ada sosok ibunda yang tidak pernah lelah mendukung mereka untuk terus mengembangkan potensi diri masing-masing. 

“Awalnya, belum ada klub basket di Pekanbaru untuk anak-anak SD. Jadi pada saat itu, pelatih menyetujui untuk membuat kelas anak-anak dengan syarat mengumpulkan 10 anak. Lalu, mama membawa kami untuk latihan basket. Waktu itu, saya umur tujuh tahun,” terang Kathleen. 

Ia kemudian melanjutkan. “Di sela basket, mama juga membawa saya dan adik untuk latihan gimnastik. Saya dan adik juga sempat mengikuti Porprov 2022 dan memenangkan juara dua.”

Baca Juga: Salut! Caryn Nofianti Tetap Prioritaskan Akademik di Tengah Persiapan DBL Camp

Kini, perjalanan Kathleen bersama skuad Darma Yudha memang sudah berakhir. Meski begitu, tersisa sosok Jacqelyn yang akan meneruskan perjuangan para kakaknya selama dua musim mendatang. 

Menanggapi hal tersebut, Kathleen jelas menaruh harapan besar agar sang adik bisa terus mengukir prestasi membanggakan dengan tim Darma Yudha di lantai DBL Riau.

“Musim ini merupakan champion pertama untuk adik saya. Semoga dia bisa meneruskan three peat champion di tahun 2026 dan 2027,” tutupnya. 

Sebagai informasi, DBL Riau 2025 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY