ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Barisan pemain SMA Fransiskus Bandar Lampung saat agenda roadshow jelang DBL Lampung 2025-2026

Status juara musim lalu jelas bukan label biasa. Justru itulah yang kini sedang dipikul srikandi SMA Fransiskus Bandar Lampung jelang Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Lampung bergulir di GOR UIN Raden Intan Lampung pada 24-31 Januari 2026.

Putri Ayu Mutiara Dewi, atau akrab disapa Yaya ini mengaku bahwa musim ini tekanan terasa lebih besar dibanding sebelumnya. 

Bukan cuma soal mempertahankan gelar, tapi juga menjaga konsistensi agar performa tim tetap berada di level terbaik.

“Karena juara musim lalu, bebannya jelas lebih gede. Jadi persiapannya nggak cuma fisik sama teknik, tapi juga mental. Kita pengen tetap konsisten dan peak-nya pas kompetisi mulai,” ujar Yaya.

Soal kesiapan, Fransiskus tak main-main. Evaluasi dilakukan hampir di setiap sesi latihan. Targetnya pun membumi, Mereka ingin terus berkembang tanpa cepat puas.

Kembalinya SMAN 10 Bandar Lampung dan SMAN 14 Bandar Lampung di DBL Lampung musim ini turut membuat peta persaingan berubah. Namun bagi Fransiskus, situasi itu justru jadi bahan bakar tambahan.

“Menurut aku persaingan pasti lebih ketat. Tapi justru itu yang positif. Lawan yang kuat bikin kami lebih disiplin dan nggak gampang ngerasa cukup,” lanjutnya.

Baca Juga: Menuju DBL Lampung: Kembali ke Medan Perang dan Warisan Juara di Pundak Sepuluh

Dalam menyikapi bagan pertandingan, Fransiskus memilih pendekatan realistis. Fokus mereka bukan sekadar siapa lawan terberat, melainkan bagaimana tampil solid dari satu laga ke laga berikutnya.

“Kita cukup pede, tapi tetap fokus satu game ke game berikutnya. Di DBL, siapa pun bisa jadi bahaya kalau lengah,” tegas Yaya.


Potret srikandi SMA Fransiskus Bandar Lampung saat berhasil mengamankan gelar juara DBL Lampung musim lalu

Di balik persiapan serius, ada cerita latihan yang tak mudah dilupakan. Fransiskus sempat menjalani menu fisik ekstrem, naik turun tangga selama dua jam penuh. 

“Saksi bisunya CCTV sekolah,” canda Yaya. “Kaki pasti sakit semua, apalagi paha. Tapi lucunya, kita malah ketawa-ketawa pas ngeliat satu sama lain pincang barengan di sekolah,” tambahnya.

Rasa lelah, hingga tawa di tengah latihan berat justru memperkuat ikatan antarpemain. Fransiskus sadar, gelar juara tak akan bertahan hanya dengan nama besar. Butuh kerja keras yang konsisten, mental kuat, dan kesiapan menghadapi tekanan.

Dengan bekal itu, srikandi SMA Fransiskus Bandar Lampung siap kembali turun ke panggung DBL. Bukan sekadar mempertahankan gelar juara, tapi juga membuktikan bahwa mereka layak kembali diperhitungkan.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026. 

Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY