Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Lampung tidak sekadar pertemuan dua tim terbaik. Lebih dari itu, partai puncak kali ini menjadi simbol pergeseran peta kekuatan.
SMA Xaverius Bandar Lampung dan SMAN 10 Bandar Lampung hadir menyingkirkan para finalis musim lalu lewat racikan strategi para pelatih di balik layar.
Di satu sisi ada SMA Xaverius Bandar Lampung (Xavepa) yang menjelma jadi ancaman nyata. Di sisi lain, SMAN 10 Bandar Lampung (Sepuluh) datang dengan konsistensi dan jam terbang yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Dua tim dengan dua karakter berbeda, dan dua sosok pelatih yang punya peran begitu besar dalam perjalanan mereka menuju final.
Xavepa musim ini mengalami lonjakan performa signifikan usai ditangani Coach Mahfud. Menariknya, pelatih yang musim lalu membawa SMA Pelita Bangsa ke final DBL Lampung itu tak mengandalkan metode instan. Pendekatan yang ia terapkan justru sederhana, namun berdampak besar.
“Tidak ada latihan khusus sebenarnya. Saya hanya menekankan bermain sebagai tim, disiplin waktu, disiplin latihan, dan memperbaiki beberapa kekurangan skill individu,” ujar Coach Mahfud.
Sejak mulai menangani Xavepa pada pertengahan Agustus, ia melihat satu modal penting dari anak asuhnya: kemauan untuk belajar.
“Saya lihat mereka serius berlatih, mau menerima koreksi, dan mau menjalankan instruksi,” tambah Coach Mahfud. Faktor inilah yang membuat Xavepa tampil lebih solid dan matang secara permainan.
Tidak heran jika sejak awal musim, nama Xavepa kerap disebut sebagai tim yang patut diwaspadai. Bagi Coach Mahfud, label tersebut justru lahir dari proses.
“Anak-anak mulai terbiasa bermain dengan sistem. Mereka mengikuti instruksi pelatih, jadi terlihat lebih solid saja,” jelasnya.
Meski telah melangkah ke final, evaluasi tetap jadi catatan utama. Komunikasi di dalam lapangan masih menjadi pekerjaan rumah.
Untuk mengatasinya, Coach Mahfud kerap menghadirkan simulasi game bersama para senior. “Mereka harus belajar mengantisipasi, saling mengingatkan, bukan cuma mengandalkan skill dan otot,” katanya.
Baca Juga: Kilas Balik Finalis DBL Lampung: Xavepa Incar Kejayaan Setelah Satu Dekade
Di kubu seberang, SMAN 10 Bandar Lampung hadir dengan cerita panjang. Coach Alam Romadhon sudah sembilan tahun menangani tim ini.
Datang sebagai alumnus, ia membawa misi personal, ingin membanggakan almamater yang dulu belum sempat ia persembahkan prestasi.
“Awalnya cuma sekadar main basket. Tapi makin ke sini, anak-anak punya bakat dan semangat untuk jadi satu tim,” tutur Coach Alam. Sejak 2017, ia membangun Sepuluh dengan fondasi konsistensi dan program jangka panjang.
Enam bulan terakhir, Sepulih nyaris tak tersentuh kekalahan di berbagai kejuaraan daerah. Kuncinya ada pada perencanaan.
“Saya selalu bikin program per enam bulan. Targetnya apa, progresnya harus kelihatan,” jelasnya.
Soal menjaga ego pemain, Coach Alam memilih pendekatan komunikasi. “Pasti ada kesulitannya. Tapi saya selalu jelasin baik dan buruknya. Kalau mereka nggak disiplin, saya tegur. Alhamdulillah anak-anaknya paham,” ujarnya.
Baca Juga: Kilas Balik Finalis DBL Lampung: Ambisi Sepuluh Pertahankan Win Streak!
Menghadapi Xavepa di final, Coach Alam tak menutup mata akan kekuatan lawan. “Mereka kompak, cepat, defensive-nya rapi. Tapi saya yakin sama anak-anak saya,” tegasnya.
Kini, final DBL Lampung tak hanya soal siapa yang paling tajam di lapangan. Ini adalah panggung adu strategi antardua pelatih yang sukses menggeser dominasi lama.
Coach Mahfud dengan pendekatan kolektifnya. Coach Alam dengan konsistensi bertahun-tahun yang ia bangun.
Pertarungan SMA Xaverius Bandar Lampung versus SMAN 10 Bandar Lampung akan hadir di GOR UIN Raden Intan, Lampung, pada Sabtu, 31 Januari 2026 pukul 17.30 WIB. Atau bisa menyaksikan via YouTube lewat link di bawah ini.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa