Kesempatan menuju Kopi Good Day DBL Camp 2026 tidak selalu datang lewat jalur First Team atau Second Team. Hal itulah yang dirasakan para pemain SMAN 3 Cibinong.

Musim ini, mereka hanya bergabung di ajang AZA 3X3 Competition 2025 West Java-West. Padahal, dalam dua musim terakhir, SMAN 3 Cibinong sukses keluar sebagai juara kompetisi 3X3 tersebut.

Karena tidak tampil di kategori 5on5, otomatis mereka tidak memiliki peluang untuk masuk nominasi First Team maupun Second Team. Namun, keterbatasan itu tidak menghentikan langkah mereka.

Tiga dari empat pemain SMAN 3 Cibinong, antara lain Kaisa Nuridhina, Azfa Fazila Sidik, dan Galaila Quita, kompak mengikuti DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 sebagai jalur alternatif untuk mengejar mimpi yang sama.

Hingga artikel ini ditayangkan, ketiganya konsisten bertahan di 15 besar klasemen vote. Kaisa berada di posisi ketiga dengan 979 votes, disusul Azfa di peringkat keempat dengan 949 votes, sementara Galaila menempati posisi ke-12 dengan 364 votes.

Bagi Kaisa, atau yang akrab disapa Dede, DBL Camp bukan lah sekadar soal latihan. Ia justru punya mimpi lebih besar.

“Aku tahu dari teman-teman basket aku dan dari Instagram DBL juga. Aku lihat ada DBL All-Star yang ke Amerika. Nah, aku mau banget ke Amerika bawa nama Indonesia lewat DBL All-Star,” ujarnya.

Menurutnya, DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi satu-satunya jalur yang bisa ia tempuh bersama rekan-rekannya.

“Iya, kita memang janjian ikut jalur ini karena nggak bisa lewat First Team atau Second Team,” kata Dede.

Baca Juga: James Lauw, Peserta Non-DBL yang Konsisten Menduduki Posisi Lima Besar

Program DBL Play sendiri membuka kesempatan bagi seluruh student athlete untuk mengumpulkan vote melalui aplikasi DBL Play. Nantinya, lima pemain putra dan lima pemain putri dengan perolehan suara tertinggi akan mendapatkan tiket menuju Kopi Good Day DBL Camp 2026.

Musim ini, total 2.915 peserta ambil bagian dalam program tersebut. Artinya, persaingan sangat ketat. Kaisa mengaku mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, keluarga, serta teman-temannya.

“Aku bilang ke mereka kalau aku bisa ke DBL Camp, aku bisa bersaing buat jadi All-Star ke Amerika. Alhamdulillah mereka mendukung,” ucapnya.

Soal strategi, ia memilih pendekatan konsisten dibanding menunggu momen akhir. “Kalau aku sih tiap hari mengumpulkan vote dulu aja, walau sedikit-sedikit. Biar nanti pas di akhir yang lain pada ngebom vote, aku nggak ketinggalan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembagian dukungan di antara mereka diserahkan sepenuhnya kepada para voters. “Kita serahin aja ke voters mereka mau pilih siapa. Dan memang bisa vote lebih dari satu kali, tapi pakai koin,” tambahnya.

Perjalanan basket Kaisa sendiri bukan cerita baru. Ia pun mulai bermain basket sejak kelas III SD dan prestasinya cukup mentereng. 

Baca Juga: Muhammad Bintang Kuasai Puncak Klasemen DBL Play Road to DBL Camp 2026!

Ia meraih medali emas Pra-Popnas 2024 bersama Jawa Barat, menyabet perunggu di Porprov dan Popda, serta perak di Popwilda.

Pada April 2025 lalu, ia juga sempat mengikuti TC Timnas U16 untuk persiapan FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Vietnam, meski belum berhasil lolos ke tahap akhir.


Potret Kaisa Nuridhina membela Kabupaten Bogor di ajang Porprov 2025 (kiri) dan mengikuti serangkaian training camp FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Vietnam (kanan)

Sementara itu, soal absennya SMAN 3 Cibinong di kategori 5on5, Kaisa menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah mengajukan berkas.

“Tahun lalu sudah ngajuin data dan berkas untuk 5on5, tapi waiting list dan akhirnya nggak dapat slot. Jadi kita ikut 3X3 aja,” ungkapnya.

Menjuarai AZA 3X3 Competition 2025 West Java harusnya menjadi bukti bahwa kualitas mereka tak main-main. Kini, lewat DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, trio SMAN 3 Cibinong itu mencoba membuka jalan sendiri.

Sebagai Informasi, DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2025 menjadi salah satu rangkaian dari Kompetisi DBL yang merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. 

Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Populer

Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
James Lauw, Peserta Non-DBL yang Konsisten Menduduki Posisi Lima Besar
Beep Test: Pengertian dan Manfaat untuk Kebugaran
Cara Vote DBL Play Road to DBL Camp 2026, Jangan Lupa Dukung Jagoanmu!
81 Pemain Putra Masuk List Pemanggilan Seleknas FIBA U18 Asia Cup Qualifiers