Nama Muhammad Bintang Novriansyah, penggawa asal SMAN 1 Banjarbaru, terus bertengger di puncak klasemen sejak voting DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 resmi dibuka.
Berdasarkan update per 4 Maret 2026, pukul 11.30 WIB, Bintang (sapaan karibnya) sudah mengantongi 3.077 votes.
Di balik perolehan tersebut, ia mengungkapkan ada dukungan dari orang-orang terdekat yang setia menemani perjalanannya sebagai student athlete.
“Aku berusaha share ke teman-teman, keluarga, dan ke media sosial juga. Terus, orang tua sangat mendukung aku sebagai student athlete. Mereka selalu kasih semangat, mengingatkan aku untuk tetap seimbang antara akademik dan olahraga, serta mendukung setiap proses yang aku jalani,” tutur Bintang.
Baca Juga: James Lauw, Peserta Non-DBL yang Konsisten Menduduki Posisi Lima Besar
Ia menuturkan bahwa dorongan terbesarnya untuk ambil bagian dalam DBL Play Road to DBL Camp 2026 dilatarbelakangi oleh tekadnya untuk meningkatkan kualitas permainan.
Sebagai rookie, Bintang pastinya ingin tampil lebih baik dalam gelaran DBL Banjarmasin di musim-musim mendatang. Terlebih lagi, DBL Camp sudah lama masuk dalam daftar mimpi Bintang sejak dirinya memutuskan menekuni basket ketika masih duduk di bangku SMP.
“Awal mula, aku kenal basket gara-gara sering nonton pertandingan basket di sekolah dan merasa tertarik untuk ikut. Mulai saat itu, aku ikut ekskul basket. Aku juga sudah ngikutin DBL Camp dari lama, jadi tahu sedikit-sedikit lah soal program ini,” cerita Bintang.
Kendati demikian, sosok berperawakan 165 sentimeter itu ternyata baru saja mengetahui kalau setiap student athlete memiliki kesempatan merasakan atmosfer kamp melalui DBL Play Road to DBL Camp.
“Aku awalnya enggak tahu ada program ini, terus lihat posternya di Instagram dan ada pesan broadcast juga. Waktu dengar infonya, aku enggak ragu dan langsung niat buat daftar,” terangnya.
Baca Juga: Sosok Haikal Jadi Inspirasi Putra Surya Ikut DBL Play Road to DBL Camp 2026
Sejak itu, ia berupaya untuk mengumpulkan pundi-pundi vote agar bisa mengantarkannya ke DBL Camp 2026.
Jikalau nantinya berkesempatan menjadi salah satu campers, Bintang menegaskan tidak akan melewatkan pengalaman ini begitu saja.
“Harapanku bisa belajar langsung dari pelatih-pelatih terbaik, menambah pengalaman, memperluas relasi, dan tentu saja meningkatkan skill supaya bisa jadi pemain yang lebih baik lagi,” tutupnya.
Nah, kalian juga bisa memberikan dukungan bagi Bintang melalui aplikasi DBL Play. Sesi voting DBL Play Road to DBL Camp sudah dibuka mulai Senin, 2 Maret 2026 dan ditutup Senin, 9 Maret 2026.
DBL Play Road to DBL Camp merupakan program tambahan yang membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar, terutama dari kota-kota di luar jangkauan penyelenggaraan DBL, untuk mendapatkan exposure dan pengalaman mengikuti camp.
Voting dalam program DBL Play Road to DBL Camp merupakan mekanisme partisipasi publik yang terintegrasi dengan platform digital DBL Play. Namun demikian, peserta tetap harus melalui proses verifikasi serta memenuhi seluruh persyaratan administratif dan akademik yang berlaku dalam ekosistem DBL.
Para peserta juga harus memenuhi sejumlah persyaratan yang sama dengan pemain DBL lainnya. Di antaranya tidak pernah tidak naik kelas, memenuhi standar usia serta nilai rapor untuk mata pelajaran utama. Selain itu, bagi peserta yang juga bermain di kompetisi DBL, mereka tidak pernah mendapatkan Disqualifying Foul. Dengan demikian, konsep student-athlete tetap menjadi prinsip utama dalam program ini, sebagaimana yang selama ini diterapkan dalam seluruh ekosistem DBL.
Saat mendaftar, para peserta juga mencantumkan rekam jejak dan prestasi mereka di dunia basket. Sehingga publik dapat melihat latar belakang serta kompetensi masing-masing pemain sebelum memberikan dukungan.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)