Status Kopi Good Day First Team 2025 Jakarta rupanya membawa rasa bangga sekaligus tanggung jawab besar bagi Rafiqi Ghazali Gultom.
Pemain dari SMA Pangudi Luhur Jakarta itu seolah sadar betul bahwa label tersebut bukan sekadar pencapaian, tetapi juga pembuktian.
“Bangga pasti, karena bisa sejajar sama pemain-pemain dari tim finalis yang secara kolektif memang jago banget,” ujar Rafiqi.
“Namun pressure-nya juga kerasa. Status First Team itu jadi tanggung jawab buat ngebuktiin kalau aku memang layak ada di sana,” lanjutnya.
DBL Camp memang belum dimulai, tetapi gambaran tentang kerasnya latihan sudah ada di benak Rafiqi.
Ia memprediksi suasana kamp akan sangat disiplin dan menuntut kemampuan terbaik dari setiap pemain.
“Menurut gambaran aku, DBL Camp bakal intense banget, penuh disiplin. Pasti tempat di mana skill aku diuji sampai batas maksimal sama pelatih-pelatih top,” katanya.
Meski begitu, pencapaian masuk First Team tetap menjadi momen emosional bagi Rafiqi. Ia mengaku perasaannya campur aduk saat mengetahui namanya terpilih.
“Target pasti ada, karena kalau enggak punya target, latihannya juga jadi kurang semangat. Tapi pas benar-benar kepilih, rasanya campur aduk. Ada rasa kerja keras akhirnya terbayar, tapi juga enggak percaya karena saingannya ngeri-ngeri semua,” ujarnya.
Baca Juga: Debut di Tahun Terakhir, Asyhila Akhirnya Cicipi Atmosfer DBL Camp 2026
Menjelang DBL Camp, Rafiqi mulai meningkatkan intensitas latihannya. Fokus utama yang ia kejar adalah fisik dan konsistensi permainan. “Saat ini aku lebih fokus ke endurance dan akurasi,” katanya.
Namun target yang ia pasang tidak tanggung-tanggung. Rafiqi membidik satu tempat di jajaran DBL Indonesia All-Star. “Target tertinggi jelas DBL All-Star dan bisa berangkat ke Amerika,” tegasnya.
Perjalanan Rafiqi bersama basket sendiri dimulai sejak ia masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar. Awalnya, ia hanya menemani sang ayah yang saat itu melatih di klub.
“Dulu diajakin ayah buat nemenin latihan. Eh malah keterusan dan akhirnya jadi suka main basket,” kenang Rafiqi.

Meski terlihat mulus dari luar, perjalanan itu tidak selalu mudah. Ada fase ketika latihan keras setiap hari terasa sia-sia.
“Pernah ada fase di mana badan rasanya remuk dan mental lagi abu-abu. Sudah latihan keras, tapi skill kayak jalan di tempat. Shooting sering meleset, fisiknya gampang capek, dan basket terasa jadi beban,” ungkapnya.
Di momen seperti itu, Rafiqi memilih memproses semuanya sendiri. Ia jarang bercerita kepada orang lain, bahkan kepada orang tuanya.
Namun pada akhirnya, ia menemukan cara sederhana untuk kembali bangkit, mengingat alasan awal ia jatuh cinta pada basket.
“Aku coba ingat lagi kenapa dulu suka basket. Bukan soal piala ataupun First Team, tapi soal serunya lari-larian dan suara bola masuk net swish,” ujarnya.
Kini, dengan pengalaman itu sebagai bekal, Rafiqi bersiap menapaki panggung berikutnya di Kopi Good Day DBL Camp 2026.
Bagi pemain muda seperti dirinya, DBL Camp bukan hanya tempat berkumpulnya talenta terbaik, tetapi juga kesempatan untuk membuktikan bahwa kerja kerasnya selama ini memang pantas diperhitungkan.
Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.
Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. Kompetisi ini digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia.
Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)