ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Raina Aisha (jersi putih bernomor punggung 5) tatkala mendapatkan screen dari temannya yang segera dimanfaatkannya untuk menerobos pertahanan lawannya pada Final Party DBL Jakarta Championship 2025

Kopi Good Day DBL Camp 2026 merupakan muara dari kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. Ratusan pemain yang telah terpilih akan datang dari penjuru negeri di satu tempat. Mereka membawa misi yang sama, yaitu bersaing memperebutkan satu podium di Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.

Yang berhasil menempati posisi tersebut bakal mendapatkan tiket terbang ke Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk merasakan atmosfer bermain yang telah terstruktur dengan rapi. Ini adalah sebuah pengalaman berharga yang bisa selalu dikenang dalam perjalanan sebagai seorang student athlete.

Jalan untuk memperolehnya tentu akan terjal. Bahkan, untuk sekadar masuk ke dalam DBL Camp 2026. Tapi, Raina Aisha Raheem bakal mencoba peruntungan itu. Dia adalah salah satu srikandi asal SMAN 70 Jakarta (Bulungan) yang berlaga di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Jakarta.

Berkat penampilan solidnya selama ajang tersebut bersama Bulungan, Raina -sapaan karibnya- bisa tergabung dalam skuad Kopi Good Day Second Team 2025 Jakarta dan berhak mengikuti kamp. Pencapaiannya ini merupakan hasil jerih payahnya selama dua edisi. Yap, kini dirinya berada di kelas 11.

Rasa syukur dipanjatkan oleh cewek kelahiran 2009 itu. Kebahagiaan begitu dirasakannya karena bisa terpilih untuk mewakili kompetisi yang berlangsung di Jakarta tersebut.

"Ini ada kesempatan yang bagus bagiku untuk menambah pengalaman," ungkap Raina. "Aku bisa belajar banyak hal dan menambah ilmu lebih dalam seputar basket," sambungnya.

Baca Juga: Cerita Lebaran: Nuansa Toleransi Warnai Idulfitri Ibnu Husein di Bali

Setelah DBL Jakarta 2025 berakhir, kembali melakoni berbagai latihan menjadi jalannya. Entah itu bersama teman-temannya di sekolah, bersama klubnya, hingga latihan mandiri. Di saat yang sama, Raina juga mengikuti beberapa turnamen dan seleksi tim nasional.

Berbicara mengenai menu latihan yang dijalani, tidak ada sesuatu yang spesial, apalagi khusus untuk menghadapi DBL Camp 2026. Jadwal latihannya masih sama seperti sedia kala.

Selain mengikuti latihan rutin di sekolah, Raina melakukan latihan bersama klub tiga kali seminggu. Di luar itu, dirinya mewajibkan diri untuk latihan secara mandiri dua kali dalam seminggu. Lari dan angkat beban di pusat kebugaran juga menjadi bagian dari olah tubuhnya.

"Dalam latihan, prinsipku adalah harus ada rest satu hari secara penuh," tuturnya. "Fokus latihanku sekarang adalah untuk penguatan fisik, terutama ketika berada di rumah," timpal Raina.

Perempuan berzodak Gemini ini memang mengakui ada tekanan dalam badan dan pikirannya. Tetapi, dirinya tidak ingin ambil pusing. Raina malah menganggapnya sebagai sebuah tantangan yang harus ditaklukkan. 

Bertemu dengan banyak pemain yang mungkin belum pernah dihadapi menjadi alasannya. Menurutnya, bakal ada yang lebih senior, ada yang lebih muda, dan ada yang jauh lebih berpengalaman jika dibandingkan dengan dirinya. "Ini bakal menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk dinantikan," ujar Raina.

DBL Camp merupakan rimba yang masih asing baginya. Suasana baru dan rasa gugup mau bagaimanapun tetap bisa mempengaruhinya. Tetapi, Raina tidak ingin tenggelam dalam lautan keraguan begitu saja. Dirinya ingin mencoba bertahan hidup dalam mengarungi kerasnya kamp.

Baca Juga: Marceline Marrysville Buktikan Tanpa Ekspektasi Justru Berbuah Manis

Oleh sebab itu, kini dirinya sedang bekerja keras dalam setiap latihannya. Kemudian, Raina juga mencari beberapa informasi seputar kamp dan saat ini sudah memiliki gambarannya. Secara garis besar, dirinya mengatakan jika jadwal saat kamp diadakan bakal sangat padat. Bisa berlangsung sepanjang hari menurutnya.

"Kupikir bakal jauh lebih sulit dari seleksi-seleksi lainnya yang pernah aku ikuti," kata dara yang berposisi sebagai Guard itu. Beberapa alasannya adalah karena jumlah pesertanya lebih banyak dari seleksi pada umumnya, jangkauan umurnya panjang, sampai beberapa pemain yang bisa saja memberikan kejutan.

Sebagai debutan di DBL Camp 2026, Raina menaruh harapan besar agar semuanya bisa berjalan lancar tanpa cedera sama sekali. Selain itu, dirinya ingin unjuk gigi dan mampu memberikan yang terbaik dari hasil latihannya selama ini saat seleksi berlangsung.

"Kalau memang rezekinya, semoga aku bisa terpilih jadi Top 12 dan menjadi anggota DBL All-Star," pungkas Raina.

Raina adalah satu dari banyaknya bakat muda Indonesia yang bakal berjuang sekuat tenaga dalam Kopi Good Day DBL Camp 2026. Teruslah berlatih, Raina! Semoga hasil memuaskan bisa mendatangimu nanti waktu kamp.

Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi salah satu rangkaian dari Kompetisi DBL yang merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY