Perjalanan Chloe Cathleen Cung bersama SMA Raffles Christian School Jakarta bisa dibilang tidak biasa.
Sebelum tampil di kategori lima lawan lima, Chloe lebih dulu mencuri perhatian di kompetisi AZA 3X3 Competition 2024 South Jakarta.
Pada ajang tersebut, Chloe sukses membawa timnya keluar sebagai juara. Tidak hanya itu, ia juga dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP), menegaskan perannya sebagai sosok yang begitu diandalkan di lapangan.
Memasuki musim Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Jakarta, Chloe akhirnya menjalani debutnya di kategori lima lawan lima.
Namun, adaptasi bukan menjadi masalah besar bagi Chloe. Ia mampu tampil solid dan membantu timnya melangkah hingga fase semifinal, meski harus terhenti sebelum partai final dan gagal melaju ke babak Championship.
Menariknya, performa Chloe tetap mendapat pengakuan tinggi. Namanya berhasil masuk dalam jajaran Kopi Good Day First Team 2025 Jakarta, berdiri sejajar dengan para pemain dari tim finalis.
“Jujur ini sangat di luar ekspektasi sih kak,” ungkap Chloe. “Soalnya tim aku berhenti di Fantastic Four, jadi bisa masuk First Team itu surprising banget buat aku.”
Baca Juga: Gagal First Team, Queensha Berhasil Tebus Tiket Camp Lewat Jalur Lain
Bagi Chloe, pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri. “Jadi kebanggaan sih pastinya, karena aku bisa bareng mereka di First Team,” tambahnya.
Perjalanan Chloe di DBL Camp juga memiliki cerita tersendiri. Sebelumnya, ia sempat merasakan atmosfer Coaching Clinic DBL Festival 2023 yang digelar di Mall Kota Kasablanka.
Kala itu, ia hadir sebagai peserta dari DBL Academy. Kini, Chloe kembali ke DBL Camp dengan status berbeda, yakni sebagai campers (sebutan peserta DBL Camp).
.jpg)
Chloe Cathleen (menggiring bola) saat mengikuti Basketball Clinic by DBL Academy pada DBL Festival 2023
Meski belum mencari tahu secara mendalam, ia sudah memiliki gambaran awal. “Aku belum terlalu cari tahu sih, tapi ada sedikit gambaran dari cerita teman-teman dan pernah lihat juga kegiatannya di Instagram DBL,” jelas Chloe.
Untuk persiapan, ia memilih tetap konsisten dengan pola latihan yang ada. “Menu khusus dari coach sih nggak ada, tapi aku tetap latihan seperti biasa dan fokus penguatan biar bisa tampil lebih baik di DBL Camp nanti,” ujarnya.
Di balik perjalanannya, Chloe juga memiliki latar belakang keluarga yang dekat dengan basket. Sang ibu pernah bermain basket di sekolah. Sementara kakek, Fang Foek Liang (Fandy Hariyanto) dan neneknya, Yetijati Lettan dikenal sebagai pemain basket nasional di masanya.
Kini, Chloe bersiap membuka babak baru di Kopi Good Day DBL Camp 2026. “Pastinya aku pengen banget jadi bagian dari 12 pemain All-Star yang nanti berangkat ke Amerika,” tutup Chloe.
Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.
Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. Kompetisi ini digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia.
Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)