Tahun lalu, Chimaobi Nzekwue hanyalah bagian dari riuh rendah penonton di tribun Indonesia Arena saat menyaksikan SMA Jubilee Jakarta berlaga.
Namanya memang sudah ada di roster Jubilee, namun ia harus puas bersaing di kategori 3X3. Siapa sangka, hanya dalam waktu satu musim, pemain yang akrab disapa Chima ini berhasil membalikkan keadaan secara dramatis.
Tidak hanya menembus skuad utama 5on5 Jubilee, Chima langsung menjelma menjadi monster di lapangan. Perannya sangat krusial dalam membawa tim putra Jubilee melenggang hingga ke partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta.
Meski harus puas dengan posisi runner up, performa Chima sukses mencuri perhatian. Ia resmi terpilih sebagai Kopi Good Day First Team 2025 Jakarta sekaligus mengamankan tiket menuju DBL Camp pertamanya.
"Jujur, aku tidak pernah kepikiran bisa sampai ke DBL Camp. Bahkan untuk masuk First Team saja tidak ada ekspektasi sama sekali. Tapi Puji Tuhan, hasilnya ternyata melebihi ekspektasi sendiri," buka Chima.
Statistik Chima sepanjang DBL Jakarta 2025 pun terbilang mentereng. Dalam 8 pertandingan, ia membukukan 96 poin, 81 rebound, 18 steal, 10 block, dan 8 assist.
Efektivitasnya di bawah ring menjadi kunci mengapa ia begitu mencolok pada musim debutnya. Pengalaman bermain di Indonesia Arena pun jadi momen yang paling membekas bagi Chima.
"Momen di Indonesia Arena adalah yang paling berkesan. Tahun lalu aku cuma menonton, tapi kemarin aku bisa main dan ditonton banyak orang, meskipun belum bisa juara," tambah Chima.
Baca Juga: Chimaobi Nzekwue, Bukti Ketatnya Seleksi Tim Basket Jubilee
Kini, tantangan baru sudah menanti di depan mata. Chima mengaku sudah mulai melakukan persiapan khusus demi menghadapi persaingan ketat di Jakarta nanti.
Menghadapi DBL Camp perdananya, Chima merasakan campur aduk antara rasa gugup dan antusias. Apalagi ia sudah mendapatkan banyak "bocoran" cerita dari kakak kelasnya di Jubilee mengenai kerasnya menu latihan di sana. Targetnya pun kini tidak lagi sekadar berpartisipasi.
"Persiapan pastinya sudah, aku lebih memperluas skill set, kuatin mental, dan segalanya. Untuk target di DBL Camp nanti, yang penting kasih yang terbaik dan all out saja. Tapi, pastinya ada keinginan besar buat bisa terpilih ke All-Star," pungkasnya dengan optimis.
.jpg)
Chimaobi Nzekwue (jersei merah nomor punggung delapan) saat coba menembus lini pertahanan lawan
Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).
Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.
Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.
Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.
Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)