ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Torero Rigel Centeury (jersei nomor punggung 21) ketika terpanggil masuk dalam daftar ke-16 coaches di DBL Camp 2026

"Memang ini yang saya cari, pembelajaran," kata Torero Rigel Centeury, kepala pelatih SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon yang terpilih masuk dalam daftar Top 16 Coaches di Kopi Good Day DBL Camp 2026.

Menjadi pelatih basket merupakan pekerjaan sampingan bagi coach Torero. Pekerjaan utamanya adalah mengajar sebagai dosen olahraga di Universitas Negeri Manado.

Meski bukan mata pencaharian utama, coach Torero tetap datang ke DBL Camp dengan semangat untuk belajar.

"Justru saya banyak banget dapat sesuatu yang baru di kamp ini. Apalagi soal ilmu olahraga. Sangat berguna sekali ini buat saya sebagai seorang dosen kepelatihan olahraga," ujarnya.

Bahkan, meski memahami betul terkait ilmu olahraga, coach Torero tetap memosisikan diri sebagai seorang yang baru belajar terkait hal itu.

"Saya justru punya sudut pandang yang lain. Apakah selama ini sudah sesuai kah saya memberikan ilmu kepada anak-anak mahasiswa saya. Ternyata kan banyak yang baru," ungkapnya.

Baca juga: Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi

Coach Torero percaya bahwa perkembangan ilmu olahraga begitu pesat. Ia juga tak ingin mahasiswanya hanya jalan di tempat dengan pengetahuan lama.

"Sport science itu perkembangannya pesat banget. Kurang dari setahun itu pasti ada aja sesuatu yang baru. Ilmu itu harus selalu upgrade, biar jadi pribadi yang lebih baik," imbuhnya.

Sebagai seorang praktisi di dunia olahraga, coach Torero punya mimpi besar. Ia ingin seluruh elemen yang terlibat di dunia olahraga Indonesia bisa bersinergi bersama.

"Ilmu itu harus dibagikan. Bisa dibagikan ke anak-anak mahasiswa, ke rekan sesama pelatih, ke teman-teman guru olahraga sampai ke sesama dosen. Harapan saya ya olahraga Indonesia bisa berbicara banyak di level Asia," terangnya.

Itu yang membuat coach Torero datang ke DBL Camp bukan sekadar bersaing, melainkan juga menimba ilmu sebanyak-banyaknya.

"Selama ilmu itu bisa diakses gratis kenapa nggak dimanfaatkan betul. Kesempatan ini juga nggak datang dua kali kan," imbuhnya.

Hari Pendidikan Nasional jatuh pada Sabtu, 2 Mei 2026. Coach Torero berjanji untuk terus menjadi pemelajar sampai nantinya ia tutup usia.

"Ada pepatah jangan pernah berhenti belajar sampai nanti kita sudah nggak di dunia. Jadi saya akan terus belajar mau dari mana saja," ceritanya.

Coach Torero juga menambahkan, "Karena semakin banyak sudut pandang yang membahas suatu hal, hasilnya pasti lebih baik," 

Ya jadi dosen, ya jadi pelatih, ya senantiasa jadi pemelajar.

Profil Torero Rigel Centeury bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY