ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Gelar juara yang diraih tim putra SMP Jubilee Jakarta pada 3X3 Competition Road to AQUA X DBL tidak lepas dari dukungan keluarga para pemain. Salah satunya dirasakan oleh Muhammad Ihtsham, pemain bernomor punggung 17 yang mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Erdian Nanda Pratama dan Indah Sekarati.

Menjelang pertandingan, Ihtsham sempat menghadapi kendala tak terduga. Salah satu atribut yang menempel pada jerseynya harus dilepas karena tidak sesuai dengan ketentuan pertandingan. Namun, proses pelepasan tersebut membuat bagian jersey robek.

Dengan waktu yang tersisa sebelum pertandingan dimulai semakin terbatas, Erdian dan Indah langsung bergerak cepat memperbaiki jersey sang anak agar tetap dapat digunakan di lapangan. Berkat upaya tersebut, Ihtsham dapat tampil bersama tim dan membantu SMP Jubilee Jakarta meraih gelar juara.

Bagi Erdian, dukungan terhadap Ihtsham merupakan bagian dari perjalanan panjang yang telah dimulai sejak putranya duduk di bangku sekolah dasar. Menurutnya, ketertarikan Ihtsham terhadap basket mulai terlihat saat kelas 4 SD.

Baca Juga: DBL Academy Basketball Clinic Kenalkan Fundamental Basket di Road to AQUA X DBL

"Ikhsan itu dari kelas 4 SD sudah suka basket. Dulu malah sering main Playstation, lalu tiba-tiba tertarik basket dan kelihatan natural. Setelah itu dia minta latihan dan ingin lebih serius di Jubilee, jadi saya masukkan ke Jubilee," ujar Erdian.

Sejak saat itu, Erdian dan Indah terus mendukung minat sang anak. Sebelum bergabung dengan tim sekolah dan mengikuti berbagai kompetisi, mereka kerap menghabiskan waktu bersama bermain basket.

"Saya sempat beberapa kali ajak main basket biasa saja di Monas. Namanya juga anak, kita support saja," kata Erdian.

Dukungan tersebut terus berlanjut hingga sekarang. Keduanya hampir selalu hadir di tribun setiap kali tim basket SMP maupun SMA Jubilee Jakarta bertanding.

"Kalau Jubilee main, kita selalu nonton Jubilee," ujar Indah.

Kehadiran mereka secara konsisten membuat keduanya turut menyaksikan perkembangan Ihtsham dari tahun ke tahun, mulai dari latihan, pertandingan, hingga akhirnya menjadi bagian dari tim yang membawa SMP Jubilee Jakarta meraih gelar juara.

Baca Juga: Road to AQUA X DBL Hadirkan Strength Training, Dorong Gaya Hidup Sehat

Perjalanan Ihtsham bersama Jubilee juga terbilang panjang. Ia telah menempuh pendidikan di sekolah tersebut sejak taman kanak-kanak. Karena itu, kedua orang tuanya berharap putra mereka dapat melanjutkan karier basketnya hingga jenjang SMA.

"Karena dari TK dia sudah di Jubilee. Harapannya nanti bisa lanjut main di tim SMA Jubilee dan merasakan suasana bermain di Indonesia Arena," kata Indah.

Meski masih membutuhkan proses panjang, Erdian dan Indah menegaskan akan terus mendukung perjalanan sang anak, baik saat meraih kemenangan maupun menghadapi tantangan.

Di balik keberhasilan SMP Jubilee Jakarta menjuarai 3X3 Competition Road to AQUA X DBL, terdapat banyak peran yang tidak terlihat di lapangan. Salah satunya adalah dukungan orang tua yang selalu hadir mendampingi, bahkan hingga rela memperbaiki jersey hanya beberapa menit sebelum pertandingan dimulai. (AIS)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY