ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Rimbun Sidauruk (kiri) saat berdiskusi bersama Gian Gumilar (kanan) pada sesi scrimmage game Top 30 DBL Camp 2026 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta

Satu bulan pasca pengumuman Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026, jajaran pelatih dan pemain kini tengah bersiap menyambut training camp di Jakarta. 

Bagi Coach Rimbun Maruli Tua Sidauruk, dipercaya mengemban tugas sebagai asisten pelatih tim putra DBL Indonesia All-Star pendamping Gian Gumilar (pelatih SMAN 9 Bandung) ini memberikan dampak luar biasa, bahkan di luar lapangan basket.

Arsitek taktik asal SMA Pangudi Luhur Jakarta itu tidak menampik bahwa label "Pelatih DBL All-Star" langsung membuatnya dilirik banyak pihak industri basket tanah air.

"Jujur, dampak signifikan sih makin banyak tawaran bergabung di tempat baru dengan salary yang fantastis. Terima kasih banyak untuk Pak Azrul, DBL, dan semua stakeholders di dalamnya. Event DBL ini makin jadi industri besar untuk basket Indonesia,” buka Coach Rimbun.

“Kami pelatih adalah bagian kecil yang sangat merasakan dampak luar biasa baiknya," imbuhnya saat dihubungi oleh tim media DBL Indonesia.

Menghadapi training camp yang akan bergulir dalam waktu dekat, Coach Rimbun mengaku intens berdiskusi dengan Coach Gian. 

Baca Juga: Jakarta Kembali Mendominasi, Kirim 10 Wakil ke DBL Indonesia All-Star 2026

Keduanya bahkan sudah membedah secara detail kelebihan serta kekurangan dari ke-12 penggawa elite putra yang terpilih musim ini.

"Kami amaze sih, saya bilang ini talenta-talenta terbaik yang dimiliki kita saat ini pada jenjang umur mereka. Kami sudah bahas strength and weakness tiap personal pemain, lalu mencoba memasukkan sistem bermain seperti apa yang paling cocok dengan materi yang dipunya," jelasnya.

Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026
Barisan pemain dan pelatih terpilih Kopi Good Day DBL Camp 2026

Menariknya, tim kepelatihan putra memiliki tantangan tersendiri dalam mengatur intensitas latihan di training camp mendatang.

Pasalnya, 7 dari 12 pemain putra All-Star baru saja mendarat di tanah air usai berjuang habis-habisan membela Indonesia di ajang FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 di Thailand pekan lalu.

"Konsen kita berikutnya adalah bagaimana tetap menjaga kebugaran pemain. Mengingat 7 pemain kita tergabung di Timnas U18 kemarin, kita coba adjust latihan dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi karena mereka baru saja pulang dari Thailand. Jangan sampai ada yang cedera," tambahnya.

Baca Juga: Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star

Menyatukan 12 pemain bintang yang terbiasa jadi motor serangan utama di sekolah masing-masing jelas bukan perkara mudah, apalagi dengan waktu persiapan yang relatif singkat sebelum bertolak ke Amerika Serikat pada bulan Juli mendatang.

Guna menyiasati hal tersebut, Coach Rimbun dan Coach Gian sepakat menerapkan metode 'jemput bola' agar chemistry dan visi bermain tim bisa langsung melebur sejak hari pertama latihan.

"Waktu singkat, persiapan pendek, mau gak mau kita pelatih coba jemput bola. Artinya, kita langsung sampaikan ke personal maupun tim apa yang menjadi kemauan pelatih dan apa yang harus mereka kerjakan. Hal itu akan dibantu data statistik dan analisa video agar tim ini cepat satu visi. Kalau rules sistem bermainnya sudah jelas, akan memudahkan kita untuk makin kompetitif," tegasnya.

Selain menu latihan taktis di dalam lapangan, skuad putra DBL Indonesia All-Star 2026 dijadwalkan bakal melakoni dua kali laga uji coba (scrimmage game) selama rangkaian training camp di Jakarta.

"Sistem bermain offense maupun defense akan langsung diuji di dua laga scrimmage tersebut. Itu bakal jadi bahan evaluasi pertama kita untuk kemudian diperbaiki," pungkas Coach Rimbun. 

DBL All-Star - Coach Rimbun Sidauruk - SMA Pangudi Luhur Jakarta
Rimbun Sidauruk (kiri) saat memberikan arahan kepada Top 30 DBL Camp 2026

Ratusan campers terpilih telah menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. 

Di sana, mereka juga kembali merasakan pengalaman dilatih para coach dari DBL Academy juga World Basketball Academy. Tak hanya itu, di sana campers juga merasakan bagaimana metode pelatihan baru serta penggunaan alat-alat berbasis sports science.

Rangkaian DBL Camp juga kembali menghadirkan Kopi Good Day DBL Festival 2026 di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April-3 Mei 2026. Di tempat itu pula diumumkan campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. 

Mereka inilah yang berkesempatan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi.(*)

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY