ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Momen Jonando Bunarta (nomor punggung 9) dan Jeriko Bunarta (nomor punggung 17) setelah SMAN 7 Banjarmasin bertanding di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan

Di tengah kemeriahan DBL South Kalimantan 2019 yang saat itu dilaksanakan di GOR Rudy Resnawan, Banjarbaru, terlihat di tribun ada seorang anak laki-laki dengan senyuman lebar dan antusiasme tinggi. Tiap ada tembakan yang masuk, sorak sorainya sangat energetik.

Ia masih menduduki bangku kelas V SD. Usianya 10 tahun. Bocah itu bernama Jonando Bunarta.

Serunya pertandingan di lapangan membuat Nando -sapaan akrab Jonando- memiliki sebuah mimpi baru. “Mudah-mudahan kelak aku bisa main di DBL Banjarmasin dengan adik (Jeriko Bunarta),” sebut Nando saat mengingat-ingat momen itu.

Mimpi itu akhirnya menjadi kenyataan di DBL South Kalimantan 2026. Nando dan Jeriko dipercaya untuk membela tim putra SMAN 7 Banjarmasin (Smaven).

Baca juga: Hasil DBL South Kalimantan 2026: Ukhuwah Menang Dramatis, Juara Bertahan Solid!

Laga pertama mereka sebagai rekan setim di Smaven tidak mengecewakan. Berhadapan dengan SMAN 1 Kandangan, Smaven tampil dominan dengan skor akhir 90-14.

Nando tampil produktif. Ia berhasil mencetak 17 poin, 5 rebound, 2 assist, dan 3 steal hanya dalam 19 menit waktu bermain. Penyerangannya juga efisien. Sebanyak 8 dari 12 percobaan tembakannya masuk ke dalam ring (66 persen).

Di sisi lain, pengaruh Jeriko di lapangan juga tidak terbantahkan. Dalam debutnya di DBL South Kalimantan ini, ia membukukan 3 poin dan 3 rebound dalam 10 menit waktu bermain. 

Jeriko pun mencatat plus-minus +28. “Debut ini awal yang sangat bagus bagi saya. Saya bisa memberi kontribusi yang cukup untuk tim,” tutur Jeriko.

Jeriko sendiri juga memiliki keinginan yang sama dengan sang kakak. Ia sebenarnya memiliki banyak opsi untuk melanjutkan pendidikan di berbagai SMA lainnya.

Banyak: Deretan AQUA DBL Dance di Opening Party DBL South Kalimantan 2026!

Nando Jeriko

Jonando Bunarta dan Jeriko Bunarta bersama ayah dan kakaknya saat masih kecil (Foto: dokumentasi pribadi Jonando Bunarta)

“Saya mau ikut kakak di Smaven, dan dari kecil saya memang mau sekolah di Smaven,” tegas Jeriko.

Plihan itu semakin mantap ketika Smaven berhasil merebut kembali takhta tertinggi DBL South Kalimantan pada 2025 lalu.

“Jeriko (setelah Smaven juara DBL South Kalimantan 2025) tanya ke aku kalau dia masuk Smaven kira-kira dia layak atau tidak kelas X langsung main bareng tim. Kata saya, ‘Usaha aja. Tetap rendah hati dan jangan sombong,’” ungkap Nando.

Jeriko akhirnya berhasil terdaftar sebagai siswa Smaven pada tahun ajaran ini. Awalnya ia merasa gugup saat ikut seleksi tim. Takut tidak masuk ke dalam roster utama dan tidak bisa mewujudkan mimpi untuk bermain dengan kakaknya di DBL South Kalimantan.

Namun, sang pelatih, Hujaifie, akhirnya memilih Jeriko untuk bergabung dalam tim. “Senyum-senyum dia di rumah pas dikabarin di grup,” cerita Nando.

Keduanya akhirnya mulai menjalani latihan secara intensif demi tampil maksimal di GOR Hasanuddin Banjarmasin. Bukan hanya di sekolah, mereka juga kerap mengasah kemampuan satu sama lain secara pribadi.

Baca juga: Mimpi Terbesar Wilbert Easton sebelum Menutup Kisah di Kanaan

“Kami sering jogging bareng dan latihan di lapangan berdua. Biasanya saat pagi sekitar jam setengah 6,” tutur Nando.

Program latihan yang sering dilakukan adalah drive dan shooting. Bahkan, itu juga merupakan permintaan dari sang adik.

“Jeriko yang minta sendiri. Minta dibetulin shooting-nya katanya,” tambah Nando.

Nando sungguh-sungguh bertekad untuk mempertahankan gelar juara dan menang di panggung tertinggi bersama Jeriko. “1.000 persen ingin!” tegas Nando.

Begitu juga dengan Jeriko yang sangat berambisi untuk memberikan yang terbaik pada tahun pertamanya. “Soalnya ini juga last year kakak di sekolah,” sebut jeriko.

Apabila Nando, Jeriko, dan Smaven berhasil mewujudkan hal tersebut, ada satu hal spesial yang ingin mereka lakukan. “Pastinya bakal dibikin foto buat dipajang di rumah,” tutup Nando. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Alvino dan Mario Hoesada Mau Bawa Don Bosco Kembali ke Partai Puncak

Profil Jonando Bunarta ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Profil Jeriko Bunarta ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS