ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Amirah Zaki Hamdah Pela Kiri (nomor punggung 12), pemain SMAN 5 Surabaya (Smala), menggiring bola saat menghadapi SMAN 1 Mojokerto (First) pada Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Minggu, 13 September 2026.

SMAN 5 Surabaya (Smala) tidak langsung menemukan permainan terbaiknya saat berhadapan dengan SMAN 2 Mojokerto (Buwitashakti) pada Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Minggu, 13 September 2026.

Smala sempat tertinggal pada awal pertandingan. Permainan mereka belum menemukan ritme, sementara Buwitashakti mampu memanfaatkan kesempatan untuk mengumpulkan poin. Jarak skor memang tidak terlalu jauh, tetapi Smala membutuhkan waktu untuk menemukan kembali kepercayaan dirinya.

Amirah Zaki Hamdah Pela Kiri ikut merasakan situasi tersebut. Pemain yang sudah tiga tahun memperkuat Smala di DBL itu mengaku timnya sempat kehilangan fokus pada awal pertandingan.

"Dari awal kita sebenarnya masih merasa bisa ngejar. Tapi mainnya masih jelek, enggak tenang. Kebawa sama permainan lawan. Waktu awal itu kita juga kayak enggak ada rasa percaya diri, ngeblank semua. Defense juga jelek, terutama man to man. Jadi, kita masih kesulitan buat ngimbangin permainan mereka," ujar Amirah.

Baca juga: 7 Tahun Berlalu, Marcellino Bonfilio Kembali ke Sinlui

Smala perlahan bangkit setelah mendapat dorongan dari bench, arahan coach, kepala sekolah, dan Pak Satar. Dukungan itu membuat para pemain kembali percaya diri untuk mengejar ketertinggalan. Amirah juga melihat pentingnya menjaga suasana dari bangku cadangan agar permainan tim tetap terjaga.

"Kalau bench-nya kita bagus, pasti kita dapat bola. Terus tinggal offense-nya ditenangin, lebih sabar. Jadi jangan buru-buru. Kita harus tetap percaya kalau masih bisa ngejar," lanjutnya.

Amirah menjadi salah satu pemain yang membantu Smala menjaga permainan tersebut. Ia mencatatkan 6 poin dan 12 rebound. Hingga akhir pertandingan, Smala berhasil membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan 18-12.

Pertandingan melawan Buwitashakti juga bukan pengalaman baru bagi Amirah. Kedua tim sudah beberapa kali bertemu dalam perjalanannya bermain basket. Namun, ada hal lain yang membuat pertandingan hari ini terasa berbeda bagi Amirah.

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Putri Sinlui dan Gloria 1 Menang Meyakinkan!

Ia kini berada di musim ketiganya sebagai pemain Smala di DBL. Artinya, pertandingan ini menjadi salah satu bagian dari tahun terakhirnya di kompetisi basket pelajar tersebut.

Selama tiga musim, Amirah melihat ada perubahan dalam cara dirinya bermain. Ketika pertama kali tampil, ia masih belum terbiasa membawa bola. Dribble-nya belum stabil dan ia belum terlalu berani mengambil keputusan ketika bola berada di tangannya.

Sekarang, ia merasa sudah jauh lebih nyaman berada di lapangan. Meski belum menganggap dirinya sempurna, Amirah bisa melihat sendiri perkembangan yang sudah dilewatinya.

Amirah Zaki Hamdah Pela Kiri (nomor punggung 12), pemain SMAN 5 Surabaya (Smala), menguasai bola sambil mencari opsi permainan saat menghadapi SMAN 2 Mojokerto (Buwitashakti) pada Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

"Dulu dribble-ku masih kasar, masih lepas-lepas terus. Sekarang memang masih sempat lepas, tapi sudah lebih bisa. Dulu juga enggak berani pegang bola. Sekarang sudah lebih berani," katanya.

Perubahan itu tidak datang dalam waktu singkat. Amirah pertama kali mengenal basket ketika masih SMP. Sebelumnya, ia sudah menyukai olahraga dan sempat bermain voli sekadar untuk mengisi waktu. Ketertarikannya pada basket kemudian tumbuh setelah seorang teman dekatnya di SMP sering mengajaknya mengikuti latihan.

Baca juga: Kakak Adik Rajwa dan Parves Wujudkan Mimpi Bersama di Smala

Awalnya, Amirah hanya ikut melihat dan berlatih bersama. Ia bahkan mengakui kemampuan temannya saat itu masih jauh lebih baik dibanding dirinya.

"Dulu yang jago dia. Aku waktu itu enggak bisa apa-apa. Aku sering ikut dia latihan, terus dia ngajak aku latihan. Ya sudah, aku ikut," cerita Amirah.

Teman yang menjadi bagian dari awal perjalanannya itu kini sudah tidak lagi bermain basket. Ada yang berhenti karena cedera, sementara ada pula yang tidak melanjutkan setelah tidak terpilih masuk tim. Amirah justru terus bertahan hingga akhirnya menjalani musim ketiganya bersama Smala.

Selama proses tersebut, latihan menjadi bagian besar dari kesehariannya sebagai pemain. Smala berlatih dari Senin hingga Sabtu dengan durasi sekitar dua jam setiap sesi. Materinya beragam, mulai dari akurasi shooting, latihan fisik dan lari, hingga gym yang dilakukan secara rutin dalam sepekan.

Tiga tahun menjalani rutinitas tersebut membuat basket bukan lagi sekadar kegiatan yang Amirah ikuti sejak SMP. Ada banyak pertandingan, latihan, kemenangan, dan momen sulit yang ikut membentuk dirinya sebagai pemain.

Baca juga: Terinspirasi Stephen Curry, Oumar Garna Tampil Percaya Diri untuk Smala!

Dukungan dari keluarga juga terus menyertai perjalanan tersebut. Sang mama menjadi salah satu sosok yang rutin datang menyaksikan Amirah bertanding. Bahkan setelah pertandingan, ada kebiasaan sederhana yang selalu terasa dekat bagi Amirah.

"Kalau mama selalu mendukung dan datang. Habis tanding paling ditawarin mie ayam," ujarnya sambil tertawa.

Kini, Amirah berada di penghujung perjalanannya sebagai pemain DBL di jenjang SMA. Tiga tahun yang sebelumnya terasa seperti perjalanan panjang mulai memasuki bagian akhirnya.

Namun, Amirah belum ingin berhenti bermain basket. Ia memang belum tahu persis ke mana perjalanan itu akan membawanya setelah lulus nanti. Yang jelas, ia masih ingin melanjutkan olahraga yang sudah membawanya dari latihan bersama teman di SMP hingga tiga musim bermain untuk Smala.

Sebelum sampai ke sana, masih ada pertandingan yang harus dijalani. Musim terakhir ini pun belum selesai. Setelah membantu Smala mengamankan kemenangan atas Buwitashakti, Amirah sudah memiliki satu keinginan sederhana untuk pertandingan berikutnya.

"Kalau aku penginnya main lebih bagus lagi, lebih tenang, under ring-nya lebih banyak masuk. Bismillah, semoga bisa terus menang," tutupnya.

Baca juga: Feeling Datang pada Kuarter Kedua, Nicoletta Jalani Tahun Pertama Bersama Smala

Musim ini menjadi tahun terakhir Amirah bersama Smala di DBL. Setelah tiga tahun menjalani banyak pertandingan, ia masih ingin menikmati setiap kesempatan yang ada di lapangan. Basket yang awalnya hanya ia coba bersama teman di SMP, kini menjadi bagian dari perjalanan yang ingin terus ia lanjutkan.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil Amirah Zaki Hamdah Pela Kiri bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Hasil akhir pertandingan SMAN 2 Mojokerto vs SMAN 5 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS