ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Jacquelyn saat hadir di DBL Arena untuk menyaksikan laga final tim putri Sinlui menghadapi Gloria 1

Setahun sekali, Jacquelyn Chandra kembali ke tempat yang pernah begitu dekat dengan cerita masa SMA-nya. Kali ini, DBL Arena menjadi tempatnya menyaksikan SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui) berjuang di panggung Final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Bukan hanya pertandingan yang membuatnya datang. Ada suasana yang ia rindukan setiap kali melihat Sinlui bermain.

“Kangen. Kayaknya kangen vibes-nya karena nontonnya cuma setahun sekali. Atau jadi kangen masa SMA,” cerita Jacquelyn.

Jacquelyn memang sudah beberapa tahun lalu meninggalkan bangku SMA. Namun, dunia basket Sinlui membuatnya masih mengikuti perjalanan sekolahnya dari tahun ke tahun. Ketika ada kesempatan datang langsung, ia kembali duduk di tribun dan menikmati suasana yang dulu begitu akrab.

Baca juga: Tahun Terakhir SMA, Joanne Kejar Satu Kejuaraan Lagi tuk Lengkapi Perjalanannya

Pada partai final sektor putri, Jacquelyn datang dengan keyakinan bahwa Sinlui bisa mengamankan gelar. Rasa deg-degan tetap ada, tetapi tidak terlalu besar karena sejak awal ia sudah merasa tim yang didukungnya akan menang.

“Deg-degannya dikit, soalnya dari awal yakin kayaknya Sinlui yang menang. Dan kejadian beneran,” ujarnya.

Keyakinan itu akhirnya terbukti. Sinlui berhasil mengalahkan SMA Gloria 1 Surabaya dengan skor 54-36 dan kembali membawa pulang gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Bagi Jacquelyn, melihat Sinlui kembali menjadi juara tentu membawa kebahagiaan tersendiri. Terlebih, ada sosok yang membuat kemenangan tahun ini terasa lebih personal baginya.

Andreas Marcellino Bonfilio, temannya, baru menjalani tahun pertama sebagai Head Coach putri Sinlui. Melihat Bonfil ikut merasakan perjalanan hingga membawa tim meraih gelar membuat Jacquelyn ikut bangga dari tribun.

“Happy-nya tuh karena teman aku jadi coach tahun pertama, jadi ikutan bangga sama dia. Good job Marcel!” tuturnya.

Namun, setelah pertandingan berakhir, perhatian Jacquelyn justru tertuju pada sisi lain dari final. Ia melihat bagaimana pemain Gloria 1 menghadapi kekalahan setelah berjuang sepanjang pertandingan.

Baca juga: Justins Brayden Linardi Tampil Apik, 3 Tripoin Antar Putra Sinlui Champion!

Menurutnya, ada banyak emosi yang terlihat dari para student-athlete. Mereka sudah memberikan semuanya di lapangan, tetapi tetap harus menerima kenyataan bahwa gelar akhirnya menjadi milik Sinlui.

“Emosi layer-nya banyak, jadi ikutan ngerasain vibes mereka udah usaha tapi ya harus terima kenyataan,” katanya.

Jacquelyn pun mengapresiasi cara skuad Gloria 1 tetap berjuang hingga pertandingan selesai. Menurutnya, mental yang mereka tunjukkan di usia sekolah menjadi salah satu hal yang membuat pertandingan tersebut berkesan.

“Padahal masih SMA, udah bisa kuatin mental gitu. Karena pas main ngotot, hustle banget, keren,” lanjutnya.

Buat Jacquelyn, final itu akhirnya menjadi pengalaman yang lengkap. Ia datang dengan rasa kangen terhadap suasana basket dan masa SMA, kemudian pulang membawa kebahagiaan setelah melihat Sinlui mempertahankan takhta.

Baca juga: Bluestars Bawa Pesan Pantang Menyerah di Final Party DBL East Java-North 2026

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS