ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Rayhan Fawwaz (5) menerobos pertahanan lawan di Honda DBL Riau Series 2019 (source: DBL Indonesia)

Tim putra SMAN 2 Pekanbaru tampil trengginas di penyisihan grup B Honda DBL Riau Series 2019. Mereka menyabet dua kemenangan sekaligus, dan berhasil melenggang ke fase knock out.

Namun, sayang mereka kandas di babak 16 besar. Mereka takluk dari SMA Dharma Loka. Kekalahan itu membuat arsitek tim SMAN 2 Pekanbaru, Arief Setiyawan memberi instruksi pada timnya untuk berbenah.

Termasuk Rayhan Fawwaz yang turut merasakan penyeselahan usai kekalahan. Guard 17 tahun itu menginginkan timnya lebih serius serta lebih kompak jika ingin juara Honda DBL.

"Tim kami sudah mulai latihan dari Juli lalu. Tapi untuk September ini kami off lagi karena kasus Covid-19 di Pekanbaru meningkat," ucapnya.

Sebagai gantinya latihan dilakukan secara online. Rayhan menyatakan, pelatihnya selalu memberi instruksi yang diharapkan bisa dijalani baik oleh tim. "Materi yang diberikan yaitu ball handling, drill offense-defense," ucapnya.

"Kami perkuat drill defense, pelatih memberikan contoh videonya. Selama di rumah drill defense ini bisa kami lakukan sampai sepuluh kali repitisi sehari dan akan dipraktekan awal bulan depan," imbuhnya.

Sebenarnya SMAN 2 sendiri sudah mengagendakan beberapa pertandingan scrimmage melawan sekolah lain. Hanya saja karena kondsi tidak memungkinkan, harus ditunda lebih dulu.

Keseriusan SMAN 2 untuk berbenah benar-benar diperlihatkan. Dengan materi yang diberikan pelatih, Rayhan sendiri berharap lebih timnya bisa mencapai performa maksimal di Honda DBL 2021 mendatang.

"Selalu semangat latihan agar tercipta kekompakan dalam tim. Dan jangan saling menyalahkan sesama rekan setim," pintanya. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (1)