Sebanyak 2.915 student athlete resmi mengikuti sesi voting DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026!
Seluruh partisipan memiliki kesempatan untuk mengumpulkan vote sejak Senin, 2 Maret 2026, pukul 12.00 WIB sampai Senin, 9 Maret 2026, pukul 15.00 WIB.
Nantinya, lima peserta putra dan lima peserta putri dengan raihan vote terbanyak berhak merasakan atmosfer Kopi Good Day DBL Camp 2026. Tak heran, baik sektor putra maupun putri menunjukkan persaingan yang begitu ketat.
Baca Juga: Muhammad Bintang Kuasai Puncak Klasemen DBL Play Road to DBL Camp 2026!
Dari kategori putra, Muhammad Binta Novriansyah belum pernah tergeser dari puncak klasemen sedari awal sesi voting dibuka. Ia unggul lebih dari seribu votes atas pesaing terdekatnya dengan total raihan 3.742 votes.
Sementara itu, James Lauw yang berada di peringkat kedua untuk sementara telah mengoleksi 2.616 votes.
Sedangkan, Kobe Russell Tan yang sempat turun ke urutan keenam, kini berhasil menduduki peringkat ketiga dengan torehan 2.018 votes.
Di posisi keempat, ada nama Mohammad Fathar Adhikara Bantilan yang membukukan 1.882 votes. Lalu, M. Athar Anindya Bassar menyusul dengan 1.561 votes.

Baca Juga: James Lauw, Peserta Non-DBL yang Konsisten Menduduki Posisi Lima Besar
Berikutnya, kategori putri turut menyuguhkan persaingan yang tak kalah seru. Setelah sempat turun ke posisi kedua, Praisey Blessed kembali memimpin perolehan dengan 1.308 votes.
Angka itu hanya berjarak tiga suara (1.305 votes) dari Kavindra Mahaputri Andira Usadha yang berada di posisi kedua.
Kemudian, dilanjutkan oleh Azfa Fazila Sidik dengan 949 votes. Lalu, Carlene Orell Gunawan yang sempat mengamankan posisi tiga besar kini harus tergeser ke urutan keempat dengan 937 votes.
Hanya terpaut dua suara, Kaisa Nuridhina mengekor dengan membukukan 935 votes.

Perlu diketahui, perolehan vote di atas berdasarkan update klasemen pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 15.00 WIB. Seluruh hasil tersebut masih bisa berubah, mengingat sesi voting masih terus berlangsung.
DBL Play Road to DBL Camp merupakan program tambahan yang membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar, terutama dari kota-kota di luar jangkauan penyelenggaraan DBL, untuk mendapatkan exposure dan pengalaman mengikuti camp.
Voting dalam program DBL Play Road to DBL Camp merupakan mekanisme partisipasi publik yang terintegrasi dengan platform digital DBL Play. Namun demikian, peserta tetap harus melalui proses verifikasi serta memenuhi seluruh persyaratan administratif dan akademik yang berlaku dalam ekosistem DBL.
Para peserta juga harus memenuhi sejumlah persyaratan yang sama dengan pemain DBL lainnya. Di antaranya tidak pernah tidak naik kelas, memenuhi standar usia serta nilai rapor untuk mata pelajaran utama. Selain itu, bagi peserta yang juga bermain di kompetisi DBL, mereka tidak pernah mendapatkan Disqualifying Foul. Dengan demikian, konsep student-athlete tetap menjadi prinsip utama dalam program ini, sebagaimana yang selama ini diterapkan dalam seluruh ekosistem DBL.
Saat mendaftar, para peserta juga mencantumkan rekam jejak dan prestasi mereka di dunia basket. Sehingga publik dapat melihat latar belakang serta kompetensi masing-masing pemain sebelum memberikan dukungan.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa