ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Munira Hayati, siswa SMAN 2 Banjarbaru ini menjelaskan bahwa ada dua hal yang membuatnya semakin semangat berlatih. Semakin dekatnya Honda DBL serta kompetisi baru dari DBL Indonesia, DBL Play Skills Competition.

Baginya, DBL Play Skills Competition merupakan sebuah stimulus yang membuatnya semakin semangat berlatih saat pandemi. Terlebih, hadirnya musibah ini membuat banyak kompetisi lokal harus ditunda.

"Kan kalau Honda DBL masih Januari dimulainya. Masih lama. Nah yang paling dekat DBL Play Skills Competition. Makanya aku siapkan semaksimal mungkin. Soalnya pengin bisa lolos ke babak playoffs," ungkap Munira.

Meski begitu, dia sempat merasa ragu untuk mengikuti kompetisi ini. Pasalnya, sudah lama sekali dia tidak bermain di lapangan basket. Kondisi yang ramai menjadi salah satu pertimbangannya untuk memilih berlatih di rumah.

Namun bukan berarti dia tidak pernah bermain di lapangan. Munira dan teman-temannya selalu menyempatkan bermain dengan catatan mencari jam dengan kondisi yang tidak terlalu ramai.

"Biasanya sih pagi. Lebih sepi dari sore soalnya. Jadi aku dan teman-temanku lebih leluasa dan juga lebih aman. Tentunya tetap melakukan protokol kesehatan juga di lapangan," tambahnya.

Salah satu program yang sedang digenjot oleh Munira adalah meningkatkan kemampuan tangan non-dominannya. Terutama saat melakukan dribble.

Pasalnya saat melakukan dribble dengan tangan non-dominan, Munira merasa tangannya kurang lengket. Bahkan beberapa kali ia kerap kehilangan bola.

"Nah kan itu nggak bagus. Makanya terus aku genjot latihannya. Mulai dari latihan ball handling seperti crossover, between the leg, behind the back, sampai dribble dua bola. Jadi biar waktu DBL Play Skills Competition dan Honda DBL nanti aku bisa lebih siap dan lebih percaya diri," tuturnya. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)