ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

SMAN 1 Mataram berhasil menggondol kemenangan perdana di DBL 2021 West Nusa Tenggara Series. Tim besutan Angga Wijaya itu memenangkan laga big match kontra rivalnya SMAN 3 Mataram. Pertandingan sengit itu pun berakhir dengan skor 42-29. Hasil itu membawa Smansa (julukan SMAN 1) menebus kekalahannya sebelas tahun silam dari rivalnya itu. Selain itu, mereka berhak melenggang ke babak selanjutnya.

Keran poin poin Smansa berasal dari dua pemain andalannya. Mereka adalah Alvin Farrrel dan Jeremia Steven. Kedua pemain itu sama-sama mencetak 8 poin bagi timnya. Keduanya juga aktif berduel di udara. Alvin mampu mengemas 3 rebound sementara Jeremia mendulang 2 rebound bagi timnya.

Smansa bermain cepat sejak awal, bahkan Jeremia Steven langsung membuat kejutan bagi lawannya. Pemain bernomor punggung 22 itu mencetak tri poin bagi timnya, sekaligus menjadi three point pertama di perhelatan DBL 2021 seri NTB.

Smansa semakin dominan. Mereka terus menggedor pertahanan lawan. Tiga poin tambahan berhasil dilesatkan Jeremia dkk. Hingga menit kedua pertandingan Smansa berhasil unggul 6-0 atas lawannya. Namun, bukan berarti Smanti (julukan SMAN 3) tanpa perlawanan. Mereka juga mampu mencetak poin dari jerih payah tim. Melalui Tri Delas Akbar Smanti memangkas ketertinggalan jadi 6-2.

Terus mendominasi sepanjang pertandingan, membuat Smansa semakin merasa nyaman. Mereka, dengan penuh percaya diri menggedor pertahanan Tri Delas dan kolega. I Nyoman Kimi Endra, garda Smansa menutup laga pada kuarter pertama melalui easy lay up dengan skor 11-6.

Memasuki kuarter kedua, permainan mulai semakin seru. Smanti yang sempat tertinggal mulai bisa memangkas poin. Smanti sendiri begitu mengandalkan Tri Delas. Pemain bernomor punggung 0 itu menjadi top score bagi Smanti. Tri Delas berhasil mencetak 4 poin di kuarter kedua ini, di menit 2 kuarter kedua Smanti mendekati Smansa skor berubah jadi 15-12.

Namun, Smanti seperti kehilangan arah. Mereka belum bisa lepas dari bayang-bayang ketatnya serangan Smansa. Kali ini, di detik akhir kuarter kedua, Alvin Farrel mencetak buzzer beater untuk mengubah skor kuarter kedua menjadi 20-13. Kuarter ketiga benar-benar jadi momok bagi Smanti. Tim asuhan I Wayan Angga itu hampir scoreless.

Mereka terkurung oleh Smansa. Permainan Smansa di paint area lawan begitu efektif. Silih berganti pemain Smansa mendulang poin. Hingga bisa menambah keunggulan 12 poin di kuarter ketiga ini. Sementara, Smanti hanya mampu meraup 2 poin selama 10 menit pertandingan kuarter ketiga. Itupun hasil dari free throw yang ditorehkan oleh Tri Delas. Smanti tertinggal 32-15.

Di kuarter terakhir, Tri Delas dkk masih belum bisa keluar dari gempuran lawan. Mereka kerap melakukan kesalahan. Tercatat dalam statistik, para pemain Smanti melakukan turn over sebanyak 15 kali. Kesalahan tersebut yang makin membuat mereka tertinggal jauh dari rivalnya. Sampai last 4 minute Smanti masih tertinggal 41-21 dari Smansa. Tri Delas, mesin poin Smanti terus mencoba mencetak poin.

Sayangnya mereka tak kunjung berhasil mengejar ketertinggalan. Padahal di pertandingan ini, Tri Delas sendiri bermain apik. Dirinya berhasil mendulang 21 poin. Torehan poin itu tetap gagal membawa. Smanti terhindar dari kekalahan. Hingga buzzer akhir berbunyi, Smansa memimpin dengan skor akhir 42-29. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)