ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Preview Semifinal DBL 2021 South Sumatera Series
Misi Smansa Muara Enim Jegal Langkah Smandala
Hakiki Tertiari - 07 March 2021

Juara bertahan putri, SMAN 2 Lahat berhasil melalui ujian pertamanya kemarin kala menundukkan SMAN 6 Palembang. Praktis, hasil itu mengukuhkan mereka sebagai tim yang belum terkalahkan selama DBL South Sumatera Series dua musim terakhir. Di semifinal hari ini, mereka akan kembali bersua dengan salah satu rivalnya yaitu SMAN 1 Unggulan Muara Enim.

Partai penentu satu tiket final ini akan disiarkan secara livestream hari ini (7/3) melalui aplikasi DBL Play mulai pukul 11.00 WIB. Laga ini juga merupakan partai ulangan DBL seri Sumatera Selatan tahun 2019. Pada musim lalu, tim besutan Susan Meisaroh ini berhasil menundukkan srikandi Smansa ME (julukan SMAN 1) dengan keunggulan 28-15.

Kemenangan itu, turut mengantarkan Smandala (julukan SMAN Lahat) melenggang ke semifinal. Sekaligus menutup kans Smansa ME melangkah jauh pada musim lalu. Tentu laga hari ini, jadi kesempatan untuk revans bagi Smansa ME, sekaligus menebus kekalahan mereka yang dalam dua musim terakhir, selalu gagal melangkah ke semifinal.

Apalagi SMAN 1 Unggulan Muara Enim musim ini dinakhodai oleh pelatih baru, Rahmad Putra. Coach Rahmat bukan pelatih sembarangan. Ia pernah membawa tim sekolahnya kawin gelar di DBL. Hal itu terjadi di DBL 2016.

Saat itu coach masih menukangi SMAN 2 Muara Enim. Tim putra dan putri SMAN 2 Muara Enim ketika itu berhasil menjadi juara. Coach Rahmad Putra pun turut masuk ke skuad DBL First Team dan mencicipi DBL Camp di Surabaya.  

Coach Rahmad menegaskan jika tahun ini mereka datang dengan penuh persiapan. Mereka punya target, supaya tidak mengulangi kesalahan pada musim sebelumnya. "DBL jadi kompetisi yang paling ditunggu. Apalagi anak-anaak punya target buat ikut DBL Camp," tandasnya.

Lebih lanjut, pelatih berusia 25 tahun juga cukup percaya diri dengan skuadnya musim ini. Itu karena, dirinya kerap melatih chemistry antar pemain. "Seminggu sekali kami latih tanding, kami juga punya program buat melatih chemistry di tim,” terangnya.

Sementara itu, di sisi lawan, Smandala yang secara torerhan lebih diunggulkan justru tak ingin merasa di atas angin. Susan Meisaroh, pelatih kepala Smandala punya beberapa catatan khusus dari laga perdana mereka sewaktu berjumpa SMAN 6 kemarin. Salah satu evaluasi tim adalah mengenai cara bertahan tim yang masih bingung. "Team work defense-nya sama mainnya belum ngotot dan maksimal," ucapnya.

Soal materi pemain, coach Susan cukup mewaspadai seluruh roster Smansa ME. "Tim mereka 80 persen masih main semua," timpalnya. Sementara untuk strategi, kemungkinan besar putri Smandala tak banyak melakukan perubahan.

Mereka lebih menyiapkan rencana cadangan, seandainya ada kendala di lapangan. “Tahun ini, persaingan cukup ketat, kami coba cari alternatif kalau pemain utama kami dijaga ketat,” pungkasnya.

Terpisah manager sekaligus Kepala SMAN 2 Lahat Tri Turnadi mengaku optimis skuadnya tahun ini bisa mempertahankan gelar juara. "Saya malah lebih percaya diri dengan skuad yang sekarang. Tim kami tahun ini lebih merata kekuatannya dibanding musim sebelumnya," ujarnya.(*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)