ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 sudah dimulai sejak ditandai opening ceremony pada Jumat tanggal 23 Juli 2021 lalu. Setidaknya ada 46 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Sebanyak 206 negara di dunia ambil bagian mengirim para kontingen terbaiknya, termasuk Indonesia.

Dari banyaknya cabor, salah satu cabor yang jadi sorotan adalah basket. Jesslyn Angelique, alumni DBL All Star 2019, mengakui mengikuti cabor basket di Olimpiade Tokyo 2020 sejak dipertandingkan mulai Sabtu (24/7) lalu. MVP DBL Banten Series dua tahun silam itu mengakui banyak belajar dari pertandingan basket di Olimpiade.

Dirinya bahkan dibuat speechless dari penampilan Timnas Jepang. Khususnya di cabor basket kategori 3x3 yang berhasil menumbangkan Amerika Serikat 20-18 tepat hari ini. Angie (sapaan akrabnya) melihat potensi besar ada di negeri sakura itu. Hal itu membuatnya tak ingin patah semangat, karena sejatinya Jepang juga berasal dari Asia, sama seperti Indonesia.

Heart over height sih, Jepang all out banget di game itu, nggak peduli kalau misalkan size mereka lebih kecil dari pemain Amerika, mereka lebih fokusin ke apa yang mereka punya which is speed,” ucapnya.

Student athlete yang kini melanjutkan studi di Universitas Pelita Harapan (UPH) itu jadi tambah yakin, bahwa sebenarnya tidak ada yang tak mungkin. Dirinya yang kini masih belia dan berjuang di basket level kuliah jadi terpecut, untuk bisa level up, dengan terus mengolah kemampuan basketnya.

Speechless juga pas nonton pertandingannya, jadi benar-benar termotivasi buat mau latihan lebih lagi karena emang nggak ada yang nggak mungkin kalau kita percaya kita bisa,” timpalnya.

Sebagai tambahan, untuk cabor basket sendiri sudah berlangsung sejak 24 Juli dan berakhir pada 8 Agustus mendatang. Adanya kategori basket 3x3 di Olimpiade tahun ini merupakan sejarah. Sebab, basket 3x3 putra dan putri baru disertakan dalam agenda Olimpiade Tokyo 2020. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)