ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Para pemain Smanpat usai memenangi pertandingan hari ini

Tim putra SMAN 4 Jayapura sukses menitikkan satu posisi di final Honda DBL 2021 Papua Series. Usai menumbangkan SMAN 1 Mimika, mereka akan menantang SMAN 3 Jayapura di babak final nanti. Anak asuh Riesal Toatubun itu menyingkirkan Smansa (julukan SMAN 1 Mimika) di babak semifinal dengan skor akhir 47-29.

Sejak awal pertandingan, putra Smanpat (julukan SMAN 4 Jayapura) langsung gaspol memberikan serangan pada anak-anak Smansa. Dimotori oleh Julian Edward dan Alvin Jacky yang memecah pertahanan Smansa, mereka berhasil mengungguli Smansa sejak awal kuarter.

Di kuarter pertama, putra Smanpat curi start dengan menceploskan 3 poin lewat Mardika Gidion di 30 detik setelah tip off. Torehan ini membuka kans bagi putra Smanpat untuk terus mencetak poin lebih banyak lagi. Mereka menutup kuarter pertama dengan skor unggul 15-2 atas Smansa.

Memasuki kuarter kedua, Smansa mencoba keluar dari tekanan para penggawa Smanpat. Mereka mulai berani mendobrak pertahanan Alvin dkk. Sayangnya, akurasi tembakan yang dilesatkan oleh putra Smansa belum akurat. Terlebih, mereka sering kehilangan kontrol bola.

Putra Smanpat yang mengetahui kelemahan lawan pun langsung memanfaatkannya dengan baik. Di kuarter kedua, mereka kembali unggul dengan tambahan 12 poin. Hingga kuarter ketiga, anak-anak Smanpat masih bisa mengantongi 2 digit poin tambahan.

Namun, putra Smanpat terlihat mengendur pada kuarter penutup. Sebaliknya, anak-anak Smansa masih bisa menjaga konsistensi bermain mereka. Smansa pun bisa mengantongi 10 poin tambahan di kuarter keempat, sedangkan Smanpat hanya 4 poin. Sayangnya, Smansa telat panas. Mereka belum bisa mengejar ketertinggalan poin atas Smanpat.

Visi bermain Smanpat yang menggunakan pola permainan cepat terbilang efektif untuk menambah pundi-pundi poin. Dari 35 kali percobaan tembakan yang dilesatkan, mereka berhasil mengonversi 20 di antaranya menjadi poin. Artinya, efektivitas serangan mereka mencapai 57 persen.

Tak hanya dalam hal menyerang, putra Smanpat juga agresif saat posisi bertahan. Sayangnya, mereka terlalu tergesa-gesa dan mengakibatkan foul. Tercatat, Smanpat menghasilkan total 18 personal foul di laga tadi. Ini bisa menjadi bumerang tersendiri bagi mereka.

Menanggapi pertandingan tim besutannya hari ini, coach Riesal menuturkan bahwa ia masih memiliki beberapa catatan untuk dibawa pulang. “Tadi tim bermain cukup bagus, cuma di kuarter empat stamina mereka habis jadi performanya juga menurun. Tapi saya bersyukur bisa menang,” tuturnya.

Dari hasil kemenangan ini, Smanpat resmi menitikkan posisi final. Mereka akan menantang SMAN 3 Jayapura, Sabtu (3/12) sore di final party Honda DBL 2021 seri Papua. “Besok tim akan lebih fokus dan optimis untuk final,” pungkas coach Riesal. (ren)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS