ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Preview Honda DBL 2019 DKI Jakarta Championship Series Grup B
Sapta Eka Andalkan Pemain Cepat
DBL Indonesia - 15 October 2019

Jakarta - Honda DBL 2019 DKI Jakarta Championship Series semakin dekat. Setelah didapatkan masing-masing perwakilan dari empat region Ibu Kota, drawing penentuan grup pun dilakukan 8 tim dari putra yang terbagi menjadi dua, Grup A dan B. Masing-masing grup terdiri dari dua juara dan dua runner-up dari empat region.

Salah satu tim yang tampil ngotot musim ini, SMAN 71 Jakarta berhasil keluar menjadi juara East Region dan masuk dalam jajaran Grup B. Nantinya, Sapta Eka (julukan SMAN 71) harus menghadapi juara South Region, SMAN 28 Jakarta, serta runner-up West dan North Region, SMA Dian Harapan dan SMAK 5 Penabur. Meski musim ini merupakan kali pertama Sapta Eka mencicipi Championship Series, tim asal Duren Sawit, Jaktim ini tak dapat diremehkan. Berikut empat hal yang perlu diperhatikan dari SMAN 71 di gelaran Championship Series musim ini.

Road To Championship Series

Sapta Eka lebih dulu melakoni lima laga sengit sebelum memastikan diri berlaga di Championship Series. Tim besutan Addy Mulyadi ini menaklukan SMA Budhaya 2 pada laga perdananya dengan skor 47-34. Pada babak selanjutnya, mereka dihadapkan dengan rival bebuyutannya, SMAN 61. Sapta Eka pun berhasil keluar dari jeratan runner-up Jaktim musim lalu itu dengan keunggulan 28-23.

Beranjak ke perempatfinal, kini giliran SMAN 67 yang menjadi mangsa Sapta Eka. Dengan yakin mereka menang 58-20 atas SMAN 67. Memasuki babak semifinal, Sapta Eka kembali mengalahkan salah satu unggulan dari Jaktim, SMA Al-Ma’ruf dengan skor 67-51. Pada partai pamungkas, mereka mampu menundukkan SMAN 39 Jakarta dengan skor 73-52 untuk menegaskan penguasa Jaktim musim ini.

Statistik Key Player

Selama lima laga Sapta Eka, duo garda Sapta Eka, Ananta Dandy dan Muhammad Hafizh menjadi pendulang poin terbanyak bagi timnya. Total 118 poin dari 273 poin yang dihasilkan Sapta Eka dikemas oleh keduanya. Ananta Dandy dan Muhhamad Hafizh masing-masing mencetak 78 dan 40 poin bagi Sapta Eka. Selain itu Dandy juga ikut menyumbangkan 10 rebound, 7 asisst dan 15 steals. Hafizh juga ikut memberikan kontribusi lebih bagi Sapta Eka dengan catatan 22 rebound, 6 assist dan 20 steals.

Sementara untuk lini pertahanan, tim asal Duren Sawit ini memiliki big man, Almando Davin. Pemian berusia 15 tahun itu mampu menorehkan total rebound sebanyak 38 kali. Pemiain dengan tinggi 190 sentimeter itu juga telah berhasil melakukan 6 kali blocked shoot dan ikut menyumbangkan 21 poin untuk timnya.

Kekuatan Tim

Dari lima laga yag telah dilakoni, Sapta Eka telah mencetak 273 poin. Dengan field goals di angka 34 persen. Permainan lincah duo garda Sapta Eka sagat efektif menembus area paint lawan. Under ring yang dilakukan big man mereka juga ikut  menyumbang angka dan menghasilkan presentase two point sebesar 38,8 persen.

Pergerakan pemain Sapta Eka kerap kali membuat kerepotan dan memaksa lawannya melakukan foul. Alhasil Sapta Eka mendapat free throw. Soal akrasi, tim asal Duren Sawit ini cukup moncer, dengan presentase menyentuh angka 51,2 persen. “Kami memiliki pelari, pemain Sapta Eka rata-rata memiliki speed tinggi yang akan menyulitkan lawan menghentikan pergerakan pemain yang membawa bola,” tutur Coach Addy.

Evaluasi Tim

Keluar sebagai juara di regional tak berarti Sapta Eka superior begitu saja. Mereka juga memiliki pekerjaan rumah. Nyatanya Coach Addy menyampaikan masih banyak hal yang harus diperbaiki dari tim asuhannya. Terutama dari sisi pertahanan defense, fisik pemain, serta akurasi shooting yang sebenarnya dapat menjadi poin justru meleset.

“Tidak ada permainan yang sempurna. Pertahanan kami masih kurang. Stamina anak-anak juga belum bagus, akurasi tembakan banyak yang miss. Seharusnya easy point justru miss, dan tembakan-tembakan asal justru tak disangka bisa masuk. Untuk kedepannya saya akan memperbaiki dari sisi emosional pemain supaya tak egois, agar individu kami dapat bermain lebih baik lagi,” ungkapnya.

Baca juga:

Zebaoth Manfaatkan Speed Tinggi para Small Man

Chemistry Tim Menjadi Kekuatan The Lions

SMAN 28 Jakarta Fokus Tingkatkan Field Goals

  RELATED ARTICLES
Comments (0)