Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta menandai kali kedua Raina Aisha Raheem melantai bersama tim putri SMAN 70 Jakarta (Bulungan) di Indonesia Arena.
Perjalanannya untuk kembali ke panggung besar ini jelas bukan perkara mudah. Jika musim lalu ia harus melalui adaptasi karena peralihan dari sekolah swasta ke negeri, kali ini cewek yang akrab disapa Raina itu harus bertarung dengan jadwal yang padat sebagai student athlete.
Kepada DBL Play, Trianti selaku orang tua dari Raina pun dengan terbuka membagikan momen jatuh bangun yang dialami oleh putrinya selama gelaran DBL Jakarta 2025.
“Jadi, Raina awal Juli lalu masuk ke TC (training camp) Timnas FIBA Asia, sempat ikut TC satu setengah bulan sebelum akhirnya tercoret di pertengahan Agustus. Dia tertinggal pelajaran selama satu bulan, lalu setelah itu lanjut latihan untuk DBL,” ungkap wanita yang biasa dipanggil Cia.
”Raina juga ada latihan persiapan POPNAS 3X3. Jadi, di periode Oktober kemarin memang sangat padat jadwalnya,” sambungnya.
Baca Juga: Final Ulangan di Indonesia Arena, Laga Penentuan yang Sarat Gengsi!
Sebagai ibu yang menyaksikan langsung perjuangan sang putri, Cia tak menampik bahwa padatnya aktivitas sempat membuat Raina kewalahan. Ada kalanya rasa lelah itu memengaruhi performanya di lapangan.
Bahkan, srikandi Bulungan terus mengawali pertandingan dengan posisi tertinggal selama berlangsungnya DBL South Jakarta 2025.
“Lima pemain sambil latihan persiapan POPNAS. Kemudian, tiba-tiba keluar jadwal TKA di November ini. Selain latihan DBL dan POPNAS, mereka ada jadwal bimbel juga. Karena padatnya jadwal, maka tim kurang persiapan dari segi latih tanding,” beber Cia.
Selain memberikan dukungan secara penuh, Cia mengaku kalau dirinya berpegang teguh pada prinsip untuk tetap mengutamakan kesehatan di tengah segudang kegiatannya.
“Kesehatan yang paling utama, breakdown-nya ya makan bagus dan cukup, istirahat cukup, kalau latihan warm-up dan cooling down yang proper. Lalu, melakukan segala sesuatu harus berkesadaran. Selain itu, fleksibel dan beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada,” ujar Cia.
Menjelang Final DBL Jakarta 2025 yang kian dekat, Cia tentu punya harapan tersendiri bagi skuad Bulungan nantinya.
“Semoga tim Bulungan bisa main kolektif, hustle, berani, dan bisa juara lagi untuk yang kelima kali secara berturut-turut,” tutupnya.
Baca Juga: Best Five Azarine DBL Dance Competition 2025 Jakarta Siap Tampil di Indonesia Arena
Partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta akan kembali diselenggarakan di Indonesia Arena pada Jumat, 21 November 2025. Informasi selanjutnya akan dipublikasikan secara berkala melalui Instagram DBL, laman dbl.id, dan aplikasi DBL Play.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)