Bagi Fathur Rahman, jalan menuju Amerika Serikat tidak hanya dimulai dari panggung Honda DBL Jakarta. Sebab, dirinya tidak berkesempatan mengikuti kompetisi utama lima lawan lima.
Namun, namanya justru lahir dari sebuah jalur alternatif yang mungkin kala itu masih asing di telinga banyak student athlete. Adalah Road to DBL Camp.
Pemain SMAN Ragunan Jakarta ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa kesempatan menuju DBL Camp tidak selalu datang dari jalur utama.
Pada 2023, saat Road to DBL Camp pertama kali digelar di Jakarta, Fathur termasuk generasi awal yang berani mengambil risiko mencoba peruntungan di jalur baru tersebut, tanpa banyak gambaran seperti apa seleksi akan berjalan.
“Awalnya aku tahu ada Road to DBL Camp dari pelatih SMA,” ujar Fathur. Informasi itu datang lewat sekolah yang mendapat pemberitahuan dari Perbasi Jakarta.
Namun, karena program tersebut merupakan edisi perdana, bagi Fathur semuanya terasa abu-abu. Sebab tidak ada referensi dan tidak ada cerita dari musim sebelumnya.
Di SMAN Ragunan Jakarta sendiri, antusiasme begitu tinggi. Hampir seluruh pemain ingin ikut serta. Namun keterbatasan kuota membuat pelatih akhirnya memberi prioritas kepada siswa kelas XII.
Dari sekolahnya, empat pemain pun berpartisipasi. Hasilnya, dua nama berhasil lolos ke DBL Camp, di antaranya Fathur Rahman dan Radithyo Wibowo.
Persaingan di Road to DBL Camp, menurut Fathur, justru terasa sangat keras. Banyak peserta yang datang dari sekolah yang bahkan tidak tampil di DBL Jakarta atau pemain mutasi. Kondisi ini, lantas membuat semua peserta tampil habis-habisan.
“Semua yang ikut seleksi pasti pengen buktiin, meskipun nggak main di DBL, mereka tetap layak ada di DBL Camp,” jelasnya.
Baca Juga: Intip Profil Mereka yang Sukses Melaju ke Amerika Lewat Jalur Road to DBL Camp!
Fathur pun memberikan sedikit bocoran terkait materi yang diujikan. Mulai dari evaluasi skill individu dan akurasi, kemudian permainan tim mulai dari 2on2 hingga 5on5. Di situlah karakter pemain mulai terlihat.
Fathur berhasil melewati tahap tersebut dan mengamankan satu tempat di DBL Camp 2023. Namun perjalanannya tidak berhenti sampai di sana.
Di DBL Camp, ia kembali menghadapi ratusan student athlete terbaik dari seluruh Indonesia. Seleksi demi seleksi dilewati hingga akhirnya namanya masuk dalam 12 pemain terbaik, mengantarkannya menyandang status DBL Indonesia All-Star 2023 dan terbang ke Amerika Serikat.
.jpg)
Salah satu pose Fathur Rahman saat menikmati keindahan Chicago, Amerika Serikat
Dari pengalamannya, Fathur membagikan beberapa kunci penting bagi mereka yang ingin mencoba Road to DBL Camp.
Menurutnya, fokus adalah hal utama. Sekali saja kehilangan fokus, instruksi pelatih bisa terlewat dan berdampak langsung di lapangan.
Selain itu, komunikasi jadi nilai tambah yang sangat diperhatikan para coaches. “Jangan jadi pemain yang pendiam. Teriak ‘screen’, ‘box out’, atau kasih semangat ke teman itu penting. Itu nunjukin jiwa leadership,” katanya.
Baca Juga: Program Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 Hadir Kembali, Simak di Sini!
Fathur pun menambahkan pesan singkat bagi para student athlete yang nantinya bakal bergabung di Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, yang rencananya akan dihelat pada 30 Januari sampai 1 Februari mendatang.
“Don’t just play, make an impact.” Bagi Fathur, impact tidak melulu soal mencetak poin. Disiplin saat defense, berburu rebound, atau menjalankan peran dengan konsisten justru bisa jadi pembeda di antara pemain hebat lainnya.

Fathur Rahman (membawa bola) saat sesi scrimmage game DBL Camp 2023 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta
Perjalanan Fathur Rahman menyandang gelar DBL Indonesia All-Star seolah jadi pengingat bahwa mimpi ke Amerika Serikat tetap terbuka bagi siapa pun yang berani mengambil kesempatan.
Buat kalian yang masih belum mendaftarkan diri ke Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, jangan sampai menyesal. Pendaftaran masih akan terus dibuka hingga 25 Januari 2026 melalui aplikasi DBL Play selagi kuota masih tersedia.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)