Terdapat banyak cara untuk mengemas “Shine Like a Star” yang menjadi tema besar Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 West Kalimantan.
Tak heran kalau penampilan seluruh tim dance menjadi salah satu hiburan yang paling dinantikan di lantai GOR Perbasi Pontianak.
Pada kesempatan ini, sebanyak empat tim dance mendapat giliran untuk unjuk gigi di hadapan ratusan pasang mata pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Buat yang ketinggalan kemeriahannya, tenang saja! Kamu tetap bisa menyimak rangkuman penampilan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 West Kalimantan di bawah ini.
Baca Juga: Ada Jennie BLACKPINK! Intip Keseruan Penampilan DBL Dance Pontianak di Sini…
SMA Mujahidin Pontianak

Tim dance SMA Mujahidin Pontianak datang dengan konsep “Everyone Can be a Star”. Koreografi yang disuguhkan menceritakan soal seorang sopir ojek yang bermimpi besar untuk menjadi idol.
Ia pun mencoba untuk percaya dengan dirinya sendiri. Sampai akhirnya, ia berhasil mewujudkan impian tersebut berkat kerja keras yang dikerahkan.
SMA Maranatha Pontianak

Tim dance SMA Maranatha Pontianak tak mau kalah dengan konsep “From Nightmare to Shine”. Penampilan mereka mengisahkan tentang perjalanan seorang anak muda yang terjebak dalam mimpi buruk akibat bullying yang dialaminya.
Situasi itu membuat dirinya dihantui rasa takut, keraguan, dan luka batin yang perlahan menghilangkan kepercayaan diri.
Di tengah keterpurukan itu, hadir suara-suara penyemangat yang mendorongnya untuk tidak menyerah. Ia kemudian berusaha untuk bangkit melawan rasa takut dan berani melangkah ke depan.
Baca Juga: 4 Aksi DBL Dance Pontianak Sukses Buka Opening Party dengan Meriah!
SMA Bina Mulia Pontianak

Gerakan dari tim dance SMA Bina Mulia Pontianak menceritakan tentang sekumpulan anak yang merasa kehilangan arah. Mereka pun berusaha sekuat tenaga untuk mencari cahaya yang bisa membantu mencapai tujuan.
Namun, perjalanan itu tidak berlangsung mudah yang membuat mereka sempat hampir menyerah.
Seiring berjalannya waktu, mereka mulai merangkul satu sama lain dan termotivasi untuk membangun kembali semangat masing-masing.
SMA Pelita Cemerlang Pontianak

Kalau tim dance SMA Pelita Cemerlang Pontianak, mereka mengemas tema “Shine Like a Star” yang digambarkan melalui perjalanan seorang balerina.
Ia ternyata kerap merasa iri dengan penari yang menguasai genre modern dance. Menurutnya, balet tidak memiliki ritme tarian sekuat modern dance.
Namun, dirinya kemudian diingatkan bahwa setiap jenis tarian memiliki kelebihannya masing-masing.
Sebagai informasi, Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 West Kalimantan termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa