ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Efrael Yerusyalom (menggiring bola) saat menjalani sesi scrimmage game Top 30 DBL Camp 2026 di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta

Efrael Yerusyalom Enrichia tak hanya sedang melawan puluhan campers berbakat di Kopi Good Day DBL Camp 2026. Ia juga bertarung melawan trauma, rasa sakit, dan bisikan yang memintanya untuk menyerah. 

Setelah dua musim sebelumnya selalu terhenti di babak Top 24, point guard andalan SMA Bukit Sion Jakarta ini akhirnya resmi menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.

Keberhasilan ini jadi puncak dari perjalanan emosional yang hampir membuat Efrael meninggalkan basket selamanya.

Kegagalan menembus jajaran All-Star musim lalu meninggalkan luka yang lebih perih dari cedera fisik manapun. 

Efrael mengaku sempat kehilangan motivasi dan berhenti menyentuh bola basket selama hampir satu bulan. 

Ia menghabiskan hari-harinya hanya dengan menonton ulang video pertandingannya di DBL Jakarta, hingga saat scrimmage game di DBL Camp. Mempertanyakan apakah kemampuannya memang tak cukup untuk level DBL Indonesia All-Star.

"Jujur, waktu itu aku kehilangan motivasi. Aku ngerasa, buat apa basket kalau gak bisa dapet apa yang aku mau. Tapi aku sadar, aku gak bisa terus bersandar sama masa lalu kalau mau maju. Aku harus jadi Efrael yang baru," kenangnya.

Baca Juga: Tangis Pecah Coach Ricky Lesmana: Janji Bawa Trio Buksi ke DBL All-Star Lunas!

Datang ke DBL Camp 2026, Efrael membawa mentalitas do or die. Tantangan terberat muncul saat fisik mulai digempur cedera. 

DBL All-Star - Efrael Yerusyalom Enrichia - SMA Bukit Sion Jakarta
Efrael Yerusyalom (jersei ungu) saat mendapatkan penanganan medis pasca cedera

Tidak hanya sekali, bahu Efrael mengalami masalah dua kali sepanjang kamp. Keduanya terjadi di waktu yang hampir bersamaan, yakni saat agenda scrimmage game menuju pemilihan skuad DBL All-Star. Namun, rasa sakit itu ia tepis jauh-jauh.

"Aku nge-push limit bener-bener 1000 persen. Udah ngos-ngosan, napas udah gak kuat, tapi tetep mati-matian. Kalau mau 'do', kita bakal dapet (All-Star). Kalau pilih 'die', kita gak akan dapet apa-apa. Dan aku lebih mikirin tim dan tetap berjuang, daripada mikirin bahu yang cedera ini," tegasnya.

Motivasi Efrael semakin membara karena banyaknya keraguan yang tertuju kepadanya sejak masa DBL West Jakarta. Banyak yang menyebut performanya mulai menurun atau "melempem".

"Aku pengen ngebuktiin kata-kata orang itu salah. Di hati aku selalu tanamin, semakin banyak orang yang nonton, aku harus buktiin ke mereka. Meski aku berangkat dari status Second Team, buat aku baju boleh beda, tapi skill boleh dicoba," tantang Efrael.

Baca Juga: Jakarta Kembali Mendominasi, Kirim 10 Wakil ke DBL Indonesia All-Star 2026

Momen paling mengharukan hadir ketika ia akhirnya bergabung dengan dua sahabatnya, Riovaldo Renjiro Leonardy dan Ryansean Bastian Gunawan, di skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. 

Bagi Efrael, mereka bukan sekadar teman setim, melainkan brothers from different mothers. "Bahagia banget bisa komplet bertiga. Tanpa mereka berdua, mungkin aku bakal sendirian, terkunci di gudang yang gelap. Tapi kalau ada mereka, di ruang gelap pun aku pasti bisa bersinar," pungkasnya.

Momen Trio Buksi ke DBL Indonesia All-Star
Efrael (tengah) bersama Ryansean Bastian (kiri) dan Riovaldo Renjiro (kanan) solid mengenakan jersei Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026

Jika bisa kembali ke masa lalu saat ia meratapi kegagalan, Efrael hanya ingin melakukan satu hal. "Aku pengen nampar diri aku yang dulu. Lu salah kalau berhenti sebulan. Harusnya dari dulu lu udah bangkit dan do something."

Kopi Good Day DBL Camp 2026 telah diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).

Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. 

Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.

Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.

Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY