Langkah srikandi SMP Jubilee Jakarta di Junior DBL 2026 Jakarta terus berlanjut. Kemenangan 25-15 atas SMPN 85 Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2026 sukses mengantarkan mereka ke babak Fantastic Four.
Di balik pencapaian itu, ada sosok Raika Fidilla Kanakita yang benar-benar baru merasakan lantai Junior DBL 2026 Jakarta untuk pertama kalinya.
Bagi Raika, kemenangan ini punya arti lebih dari sekadar tiket menuju babak berikutnya. Ada misi pembuktian yang ingin dituntaskan bersama Jubilee. Mengingat, perjalanan mereka terhenti pada laga perdana musim lalu.
Terlepas dari kemenangan yang diamankan, Raika menyadari masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi.
“Menurut aku, tadi turnover-nya lumayan banyak. Terus, kita mungkin kurang adaptasi sama bolanya. Terus, soal mental juga,” ungkap Raika saat mengevaluasi penampilan timnya.
Baca Juga: Tripoin Reinhart Widjaja dan Mimpi Menuju Indonesia Arena
Meski baru memasuki jenjang SMP, jam terbang Raika di lapangan tak perlu dipertanyakan lagi. Perjalanan Raika di dunia basket bermula saat dirinya mengikuti X-School ketika duduk di kelas III.
Ketertarikannya terhadap olahraga ini semakin berkembang setelah sang pelatih menyarankannya untuk bergabung dengan klub. Sejak saat itu, Raika mulai serius mengasah kemampuannya hingga akhirnya mencari sekolah yang bisa mendukung perkembangannya sebagai pemain basket.
“Sebelum basket, aku sempat coba skateboard dan taekwondo. Tapi, aku sudah mulai berhenti dari kelas III,” ungkapnya.
Menurut Raika, basket menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan olahraga yang pernah ia tekuni sebelumnya. Bukan hanya soal kemampuan individu, ia juga belajar tentang mental dan pentingnya kerja sama tim. Justru tantangan itulah yang membuat basket terasa semakin menarik baginya.
“Kalau orang tua aku lebih terserah aku, sesuai kenyamanan aku aja. Akhirnya, aku cari tahu soal sekolah yang bisa menunjang basket aku,” tuturnya.
Baca Juga: Sengit Lagi! Pangudi Luhur Kembali Paksa Buksi Terima Kekalahan Dramatis
Pilihan itu akhirnya jatuh kepada SMP Jubilee Jakarta.Terlebih, beberapa pemain SMA Jubilee Jakarta pun menjadi inspirasi baginya untuk semakin serius mengasah keterampilan di lapangan, seperti Tasya Kusuma Dewi dan Ariqa Shafa Chayyara. Dari situlah, keinginannya untuk tampil di DBL ikut tumbuh.
Memasuki musim debutnya di Junior DBL 2026 Jakarta, Raika tentu tidak datang tanpa target. Ia ingin menjadikan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa timnya mampu bangkit setelah kegagalan tahun lalu.
”Pastinya, aku pengin juara,” tutupnya penuh harap.
Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)