ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Garrett Gibson saat laga tim putra SMP Bukit Sion Jakarta versus SMP Raffles Christian School Jakarta di Junior DBL 2026 Jakarta

Junior DBL 2026 Jakarta menghadirkan euforia tak kalah panas. Terutama, ketika para kesatria SMP Bukit Sion Jakarta (Buksi) menghadapi SMP Raffles Christian School Jakarta (Knights), Minggu, 25 Oktober 2026. 

Berkaca pada musim lalu, baik Buksi maupun Knights sama-sama tersingkir di pertandingan pertama. Kini, kedua tim justru berjumpa untuk memperebutkan tiket Fantastic Four. 

Penonton langsung dibuat tegang oleh duel sengit antara keduanya. Knights hanya membutuhkan 12 detik untuk membobol pertahanan Buksi. Sejak saat itu, Knights terus menjaga keunggulan hingga paruh pertama berakhir. Meski begitu, selisih skor yang tak pernah lebih dari lima poin membuat peluang Buksi untuk membalikkan keadaan tetap terbuka lebar.

Momentum yang ditunggu Buksi akhirnya datang di pertengahan kuarter ketiga. Tripoin Garrett Gibson Gultom sukses membawa Buksi berbalik unggul 22-20. Buksi sempat mempertahankan keunggulan tersebut, tetapi Knights enggan membiarkan lawannya melenggang begitu saja.

Baca Juga: Kisah Si Kembar Mikael-Gabriel di Balik Kemenangan SMP Pangudi Luhur

Drama mencapai puncaknya saat pertandingan memasuki menit-menit akhir. Barafael Bagjanata membawa Knights kembali memimpin dengan skor 36-35 ketika waktu tersisa 1 menit 41 detik. Persaingan semakin panas setelah kedua tim kembali imbang 38-38 dengan sisa waktu 36 detik.

Di tengah ketatnya persaingan, Garrett Gibson Gultom muncul sebagai penentu kemenangan Buksi. Eksekusi dua poinnya saat waktu hanya tersisa 0,8 detik memastikan Buksi mengamankan kemenangan dramatis 40-38 sekaligus merebut satu tempat di Fantastic Four.

Bukan hanya menjadi penyelamat, Garrett, begitu ia disapa, juga tampil impresif dengan membukukan double-double dengan 25 poin dan 10 rebound. 

“Wah, tadi sengit banget. Kita sempat ketinggalan di awal dan ternyata bisa comeback. Menurutku, kita tadi kurang disiplin dan malas buat defense,” ungkap Garrett. 

Ia mengakui bahwa menghadapi Knights bukanlah perkara mudah. Terlebih, para pemain Knights tampil agresif dan sigap dalam mengamankan bola di area bawah ring.

Baca Juga: Berawal dari Idolakan Pemain Jubilee, Raika Fidilla Jemput Mimpi di Junior DBL

Meski sempat berada dalam situasi yang mengancam, ia memilih untuk tetap tenang dan tidak membiarkan tekanan memengaruhi permainannya.

“Pokoknya, kita masih mau ngejar terus. Apalagi, sempat disemangatin sama coach dan ada dukungan dari orang tua juga,” ujarnya. 

Pengalaman ini menjadi bahan evaluasi bagi Garrett dan rekan-rekan setimnya untuk tampil lebih baik ke depannya, terutama dengan memperkuat mental agar tetap tangguh dalam menghadapi tekanan di lapangan. Apalagi, mereka juga semakin dekat dengan mimpi besar di Junior DBL 2026 Jakarta. 

“Kalau bisa, pengin sampai final buat bawa nama Buksi,” pungkasnya.

DBL Junior 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS