ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Jovan Rafael sewaktu membela SMA Santo Yosef (source: dok.pribadi)

Hingar bingar Honda DBL nyatanya bukan cuma terdengar di kota penyelenggara saja. Tapi, juga di luar kota-kota penyelenggaraan. Sampai-sampai perasaan ingin berkompetisi sesama student athlete juga dirasakan mereka yang berasal dari luar kota penyelenggaraan Honda DBL.

Hal itu disampaikan sendiri Jovan Rafael. Ia merupakan peserta DBL Play Skills Competition dari Bangka Belitung. Siswa kelas XII SMA Santo Yosef Pangkal Pinang itu merasa bersyukur tahun ini masih berseragam SMA dan akhirnya bisa mengikuti kompetisi yang digelar DBL. Meskipun bukan perhelatan kompetisi basket Honda DBL.

Sebenarnya Jovan ingin sekali merasakan atmosfer Honda DBL. Oleh karena itu ia terus mengikuti update dari penyelenggaraan DBL sejak ia menginjak kelas IX. Akun-akun DBL pun selalu ia ikuti.

“Banyak yang ngomongin tentang DBL di sini. Jadi nggak asing lagi. Kami juga kepengin sebenarnya bisa jadi DBL All Star sampai Amerika, hehe,” ungkapnya. Atas dasar itulah, saat mendengar ada DBL Play Skills Competition, Jovan langsung mendaftar pada Jumat (18/9) sore.

“Aku nggak sabaran sampai ngerasa deg-degan sendiri," ujarnya. Ia mengaku mendapatkan info soal DBL Play Skills Competition dari akun Instagram DBL Indonesia. Dari sana ia langsung mengikuti petunjuk, termasuk menginstal aplikasi DBL Play.

Jovan mengaku punya misi khusus ikut kompetisi virtual ini. Selain menargetkan untuk jadi DBL Play Elite Players, ia berjanji bakal berjuang demi nama Pangkal Pinang.

“Di sini emang nggak ada Honda DBL. Tapi aku mau buktiin, kami anak daerah juga bisa berkompetisi di level DBL,” paparnya.

Sejauh ini Jovan sendiri memang rutin berlatih. Biasanya, ia bisa latihan lima kali dalam seminggu. Materinya pun tidak jauh dari challenge yang ada di DBL Play Skills Competition. Yaitu seputar fundamental basket dan fisik. 

Baca Juga: Biar Gak Bingung! Ini Pembagian Challenge DBL Play Skills Competition

Ia mengaku sangat siap untuk melibas setiap challenge yang ada di DBL Play Skills Competition ini. Ia ingin sekali bisa sehebat Marcel Bonfil.

“Pengin juga kayak Kak Marcel, bisa dikenal secara nasional,” imbuhnya.

Jovan juga berharap, dengan keikutsertaan di DBL Play SC ini juga bisa membuka kesempatan dirinya mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya perkuliahannya di tahun depan nanti. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)