ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Perjalanan SMAN 1 Palembang pada DBL South Sumatera Series 2019 berakhir kurang mulus. Mereka, harus angkat koper di babak awal. Bagi salah satu pemain Nexat (julukan SMAN 1), Ananda Azhara hal itu tidak boleh terulang kembali.

Oleh karenanya ia dan kolega kini banyak memperdalam komunikasi antar internal tim ataupun dengan tim dance. Demi mewujudkan cita-cita untuk juara DBL seri Sumatera Selatan untuk pertama kalinya di tahun 2021 ini.

"Pastinya kami akan perbaiki komunikasi dengan tim dance agar tidak terulang kejadian seperti tahun lalu dan memperbaiki lini pertahanan kami," terangnya.

Skuad Smansa juga dikabarkan bakal merombak susunan pemain nantinya. Rencananya roster Smansa banyak diisi skuad dari kelas X dan XI. Siswa berusia 16 tahun itu menambahkan, adanya perubahan komposisi dalam tim memang menyisakan pekerjaan rumah (PR) yang cukup dalam.

Namun, kendati demikian hal itu juga turut meningkatkan kepecayaan diri dalam tim. "Senior kelas XII banyak yang ingin mengejar PTN," timpalnya. Salah satu PR yang cukup terasa adalah soal chemistry. Ananda tak bisa memungkiri, bahwa perlu intensitas lebih supaya tim baru buat DBL 2021 bisa tampil maksimal.

"Individual skill mereka (pemain kelas X) itu bagus, tinggal kerja sama tim saja yang perlu dilatih," terang pemain kelas XI tersebut. Untuk itu, biasanya setelah latihan ataupun di waktu tertentu satu tim Smansa berkumpul untuk saling bounding antar pemain.

"Kadang kami menginap di salah satu rumah teman kami, harinya nggak tentu, tapi pasti itu kami lakukan biar tetap kompak satu sama lain," ujar Ananda.

Sekarang ini timnya juga sudah berlatih secara tatap muka kembali. Latihan langsung penggawa Smansa dilakukan sejak bulan Agustus lalu. Mereka lebih banyak memperdalam finishing dan pola permainan dalam tim. Keseriusan tim basket SMAN 1 juga didukung penuh pihak sekolah. Ananda juga mengungkapkan, sekolah bisa saja mengerahkan suporter nantinya,

"Sekolah pastinya mendukung penuh, jika memungkinkan adanya suporter, pasti sekolah akan mengirim pendukung nanti," pungkasnya. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (5)