ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

SMA Bukit Sion ketika berhasil jadi juara Honda DBL DKI Jakarta Series 2019 (DBL Indonesia)

Hampir dua tahun para student athlete harus menepi dari kompetisi Honda DBL lantaran pandemi yang melanda. Penantian panjang tersebut, akhirnya bisa berakhir. Hal itu terwujud setelah DBL Indonesia mendapat lampu hijau dari pemerintah, untuk kembali menyelenggarakan Honda DBL musim 2021-2022, di dua kota.

Mulai bulan Oktober, DKI Jakarta akan menjadi kota pembuka nantinya. Disusul, kota Surabaya yang akan jadi tempat Honda DBL seri Jawa Timur kedepannya. Namun, penyelenggaraan Honda DBL musim baru ini akan ada penyesuian, terkait regulasi.

Berkaitan dengan regulasi baru, ada kabar gembira buat student athlete yang udah lulus dari sekolahnya nih. Yaps, alumni dari suatu tim sekolah, diizinkan berlaga di Honda DBL 2021-2022.

Nah, yang perlu kalian catat adalah alumni DBL yang diizinkan bertanding merupakan lulusan tahun ajaran 2020/2021. Selain itu, pemain tersebut juga harus memenuhi syarat secara tahun kelahiran. Pemain yang diizinkan merupakan alumni yang lahir setelah atau tepat pada tanggal 1 Juli 2002.

Di luar itu, tidak diizinkan membela almamaternya. Sementara, untuk pemain kelas X, XI, dan XII juga ada batasan usia loh. Student athlete yang masih aktif sekolah (murid kelas X, XI, dan XII) boleh bermain di Honda DBL musim ini, jika lahir setelah atau pada tanggal 1 Juli 2003.  

Diizinkannya para alumni berlaga di Honda DBL musim ini karena dilandasi harapan besar dari DBL Indonesia, agar tidak ada generasi yang hilang. Paling tidak, semua angkatan pernah merasakan bertanding liga basket pelajar terbesar se-Indonesia ini. 

Selain mengenai batasan usia, regulasi terbaru juga berkaitan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat yang akan dijalani ketika Honda DBL berlangsung. Sesuai dengan arahan pemerintah, nantinya para peserta wajib menunjukkan dua dosis vaksin dan harus dites Covid-19 dengan metode PCR. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (3)