ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Cerita menarik datang dari SMA Cita Hati East Surabaya. Salah satu dancer dari tim dance mereka begitu gemilang di cabang olahraga lain, yakni Axella Verena.

Dancer berusia 16 tahun itu merupakan atlet berkuda yang pernah menjuarai beberapa kompetisi. Menariknya, Axella awalnya tak berniat untuk terjun ke olahraga berkuda. Ia mengaku, berkuda ini karena menuruti keinginan Sang Papa.

Semula, ia hanya berniat untuk menjadi dancer di Azarine DBL Dance Competition 2025 East Java-North saja. Tetapi, beberapa tahun terakhir, Papa-nya Axella menyuruhnya untuk menekuni olahraga berkuda.

Baca juga: Hasil AZA 3X3 Competition 2025 East Java-North, Rabu 15 Oktober 2025

“Dari dulu Papa bercita-cita punya kuda. Aku sebenarnya sudah dikenalkan berkuda dari umur 5 tahun, tapi nggak begitu suka. Aku baru aktif lagi dua sampai tiga tahun terakhir ini,” tuturnya.

Menariknya, walaupun ia disuruh Papanya, Axella tetap totalitas. Buktinya, ia berhasil menjuarai perlombaan Walikota Malang 2025 pada cabor Equestrian untuk nomor 75-80cm. Ia meraih juara kedua di ajang tersebut.

Axella sendiri mengakui jika ia tidak pernah menargetkan apapun ketika berkuda. Ia mengatakan, berkuda hanyalah kegiatan yang ia lakukan untuk mengisi waktu luangnya saja.

“Selain karena aku gak begitu aktif di dance, aku cari kegiatan lain. Makanya berkuda itu salah satu olahraga yang aku pilih. Aku disupport mama papa jadinya aku happy dan enjoy juga, temen-temen di sana juga baik, they treat me nice,” ujarnya.

Soal berkuda ini, ia juga bercerita bahwa tak mudah baginya untuk menguasai cabang olahraga satu ini. Tak jarang Axella menempuh beberapa tantangan ketika berkuda.

Baca juga: Josjis! Sixteenagers dan Koreo Termegahnya…

Salah satu tantangan terbesarnya adalah ketika ia sedang berlatih beberapa teknik. “Tantangannya sebenarnya banyak, nggak dari kita doang. Berkuda itu harus menyatukan dua makhluk, saya dan kudanya. Nah, itu susah-susah gampang buat bondingnya,” tuturnya.

Lebih jauh, ia tidak pernah merasa terbebani dengan segala tantangan yang dihadapi ketika ia berkuda. Hal itu karena ia sadar bahwa ia harus fokus dengan statusnya sebagai pelajar di SMA Cita Hati East Surabaya.

“Aku nggak pressure ke diri sendiri buat berkuda ini. Kayak cuma buat mengisi waktu luang aja. Apalagi aku harus sekolah dan dance DBL juga. Jadi susah-susah gampang buat ngatur waktunya. Jadi, latihan berkuda ini sebenarnya kalo aku mau aja,” tutupnya.

Baca juga: Rahasia Griffin Brevitio Atasi Gugup….

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026. 

Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY