ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026

Satu Kesempatan Terakhir Kobe Russell Menuju DBL Camp

Alifia Kamila - 25 February 2026
Potret Kobe Russell bersama kedua orang tua saat pemanggilan starting line up di Final DBL Jakarta 2025

Sampailah Kobe Russell Tan di musim terakhirnya bersama tim putra SMA Jubilee Jakarta. 

Selama ini, perjalanannya bersama skuad Jubilee tidak bisa dibilang mudah. Bahkan di momen krusial ini, siapa sangka kalau Kobe (sapaan karibnya) ternyata sempat dihantui mimpi buruk. 

Tiga bulan sebelum DBL North Jakarta 2025 bergulir, ia harus menerima kenyataan pahit setelah didiagnosis menderita cedera yang membuat sekitar 60 persen bagian meniskusnya mengalami robekan. 

“Cederanya waktu Kejurda (Kejuaraan Daerah) pas Mei. Di situ, aku nge-down banget karena takut enggak bisa main DBL di tahun terakhir. Habis itu aku ke dokter, katanya enggak apa-apa buat nunda operasi sambil tetap lanjut main DBL sampai final kemarin,” cerita Kobe. 

“Sehabis cedera, aku juga sempat off basket selama sebulan dan fokus buat fisioterapi. Kadang, berasa sakit di lutut sih,” sambungnya.

Di tengah kondisi yang tidak sepenuhnya prima itu, Kobe menyimpan tekad besar untuk tetap bisa mengerahkan performa terbaik selama di lapangan. 

Baca Juga: Jalan Berliku Janice Jadi Campers, Terwujud Berkat DBL Play Road to DBL Camp!

Bukan tanpa alasan. Di balik tujuannya membawa pasukan Jubilee kembali merasakan euforia final di Indonesia Arena, terselip juga keinginan untuk mematahkan anggapan remeh yang selama ini kerap menghampiri.

“Di awal aku mulai main basket di DBL Jakarta, banyak banget yang ngeremehin aku kalau aku tuh enggak bisa main dan bersaing di sini. Tapi, aku mau buktiin ke orang-orang kalau aku bisa bersaing dan berkompetisi di sini,” ujarnya. 

Rintangan yang menghadang langkah Kobe seolah belum cukup. Selama tiga musim terakhir, namanya pun belum berhasil menembus daftar nominasi Kopi Good Day First Team dan Second Team DBL Jakarta. 

Pemain berperawakan 189 sentimeter itu tak menampik kalau fakta tersebut sempat mengundang rasa kecewa.

”Aku sempat sedih karena usahaku ternyata belum bisa membuahkan hasil yang cukup bagus,” tutur Kobe. 

Kendati demikian, jalan buntu yang dilalui Kobe tampaknya sedikit demi sedikit mulai terbuka. Di musim terakhirnya ini, ia ingin membuktikan bahwa dirinya pantas melangkah ke DBL Camp 2026 melalui jalur DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026.

“Tahun lalu, aku enggak ikut program ini karena aku enggak tahu kalau ternyata bisa ikut DBL Camp lewat vote kayak gini. Akhirnya, aku tahu karena tiba-tiba temanku kasih tahu kalau ada program voting buat DBL Camp,” ujar Kobe. 

Ia kemudian menambahkan. “Makanya, aku ikut program DBL Play Road to DBL Camp karena ini tahun terakhir buat bisa ngerasain masuk DBL Camp dan bisa main sama student athlete terbaik dari seluruh Indonesia.”

Sedari awal, program DBL Play Road to DBL Camp memang mengangkat tujuan untuk tidak lagi membuat DBL Camp terbuka eksklusif hanya bagi pemain terpilih. 

Baca Juga: Dari Talangpadang, Arga Syaputra Buktikan Diri di DBL Play Road to DBL Camp!

Dengan begitu, seluruh student athlete di Indonesia memiliki kesempatan sama agar bisa mewujudkan mimpi terbang ke Amerika Serikat bersama skuad DBL All-Star. Karena itulah, Kobe merasa kalau peluang ini tidak boleh dilewatkan begitu saja. 

“DBL Camp ini kan wadah pemain-pemain muda berbakat buat bisa berkompetisi dan bersaing dengan pemain hebat dari seluruh Indonesia. Yang pasti, aku bakal senang banget kalau bisa ikut DBL Camp, apalagi sampai masuk DBL All-Star,” tegasnya. 

Jelang sesi voting yang bakal segera digelar, ia sudah berencana untuk meminta banyak dukungan kepada keluarga dan teman-teman. 

“Di sekolah, aku juga bakal mampir ke semua kelas satu per satu buat minta vote supaya aku bisa kepilih. Harapannya, aku bisa masuk lima besar dari voting ini karena salah satu mimpi aku dari dulu mulai main basket adalah bisa ke DBL Camp,” tutupnya.

Kalian juga bisa menyusul jejak Kobe karena pendaftaran DBL Play Road to DBL Camp 2026 sudah dibuka mulai Rabu, 18 Februari 2026 sampai Jumat, 27 Februari 2026

Kamu juga enggak perlu khawatir soal biaya karena semua akomodasi selama DBL Camp 2026 berlangsung akan ditanggung penuh oleh Kopi Good Day

Sebagai Informasi, DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2025 menjadi salah satu rangkaian dari Kompetisi DBL yang merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY