ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Ni Kadek Ratna (jersi putih) saat melantai di Final Party DBL Mataram 2025 yang mempertemukan tim putri SMAN 5 Mataram dan SMAN 1 Narmada

Sebagai negara yang dihuni beragam agama, tentunya kita orang Indonesia mengenal Hari Raya Nyepi yang dijalankan oleh Umat Hindu.

Untuk tahun ini, hari yang kita kenal sebagai Tahun Baru Saka itu akan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026. Selama 24 jam penuh, teman-teman yang mengilhaminya akan melakukan serangaikan peribadatan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dalam suatu renungan.

Beberapa student athlete yang mengikuti Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga ikut memperingatinya. Salah satunya adalah Ni Kadek Ratna Karuni Paramartha, student athlete asal tim putri SMAN 5 Mataram.

Namun, ada pandangan dan perasaan berbeda yang tengah menyelimutinya saat perayaan Nyepi.

Seperti yang kita tahu, pusat Agama Hindu di Indonesia terletak di Pulau Bali. Sementara itu, Ratna -sapaan karibnya- saat ini tinggal di Kota Mataram yang ada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebuah wilayah yang didominasi oleh umat beragama Islam sehingga membuat dirinya menjadi seorang minoritas.

Selama beberapa tahun terakhir, dirinya memang tetap memperingati hari besar ini di tempat kelahirannya. Namun, ia tak menampik kalau perayaannya tidak akan sama seperti di Bali. 

"Kalau di Bali kan nyepi itu aktivitas benar-benar diberhentikan secara total. Kalau di luar Bali aktivitas masyarakat masih berjalan seperti biasanya," tuturnya.

"Meskipun begitu, ini tidak akan mengurangi keseruan Nyepi karena di rumah pada diam semua hehehe...," sambung dara kelahiran 2007 itu dengan diakhiri tawa.

Baca Juga: Ketika Pangkalpinang Bersatu Mengantar Harfelim Gio ke DBL Camp

Cewek yang terpilih untuk mengikuti DBL Camp tiga kali secara berturut-turut itu (termasuk DBL Camp 2026) menantikan kegiatan bertajuk Pengerupukan dan Tawur Kesanga.

Sebagai catatan, Pengerupukan ibarat pawai Ogoh-ogoh yang ada di Bali. Ia begitu antusias, mengingat kegiatan ini merupakan rangkaian yang menyenangkan. 

Sedangkan, Tawur Kesanga adalah sebuah upacara pada malam hari sebelum Nyepi dengan setiap anggota keluarga akan mengelilingi rumah dan menaburkan nasi caru (nasi khusus berwarna-warni).

Lalu, mereka bakal membunyikan kentungan dengan keras sehingga menimbulkan suara berisik. Upacara ini memiliki makna sakral bagi para umat Hindu, termasuk Ratna tentu saja.

"Tujuan Tawur Kesanga adalah untuk mengusir roh-roh jahat yang ada di sekitar rumah," ungkapnya. "Intinya menetralisir energi negatif yang ada di sekeliling kita," tambah perempuan berzodiak Virgo tersebut.

Umat Hindu yang melakukan Nyepi harus mematuhi Catur Brata Penyepian. Empat aturan yang terdiri atas Amati Geni (tidak menyalakan api atau cahaya), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak berpergian), dan Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang). 

Selain pastinya mendekatkan diri kepada Tuhan Semesta Alam dengan bersembahyang, Ratna mempunyai siasat tersendiri dalam mengusir rasa bosan dan hening selama Nyepi berlangsung.

Ia bersama kakaknya sudah merencanakan untuk menonton tayangan televisi yang tentunya dengan volume sangat minim. 

"Jadi, setiap nonton itu, kami akan tebak-tebakan apa saja yang dibicarakan dalam tayangan tersebut hahaha...," kelakarnya.

Ratna sendiri sadar kalau hal tersebut sebetulnya lebih baik dihindari. Hanya saja, ia mencoba mengisi hari-harinya dengan sebuah kegiatan di luar aktivitas peribadatannya. 

Baca Juga: Kierania Zaviera Tetap Prioritaskan Akademik di Tengah Persiapan DBL Camp 2026!

Perayaan Nyepi ini tentunya menyimpan refleksi diri dan makna mendalam bagi Ratna. Cewek yang kini sudah duduk di kelas 12 itu mengilhami Nyepi sebagai waktu untuk berhenti sejenak dari seluruh hiruk-pikuk aktivitas. Momen untuk mengendalikan diri juga menjadi dasarnya.

"Ini menjadi kesempatan aku untuk memikirkan apa saja yang telah aku lakukan setahun terakhir dan akan memperbaiki kesalahannya di masa mendatang," ujarnya.

Dengan terlaksananya Nyepi ini, Ratna berharap agar dirinya dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Ia ingin bisa menjadi lebih disiplin dan mampu mengontrol emosi yang ada.

Dalam lingkup basket, Ratna juga memanjatkan doa agar semangatnya dalam bermain basket tak akan pudar begitu saja. 

"Aku mau bermain dengan lebih sportif, lebih percaya diri, dan bisa memberikan kontribusi positif bagi tim yang sedang aku bela," tutup Ratna.

Nyepi bukan sekadar berdiam diri tidak melakukan berbagai kegiatan, sesuai namanya yang berasal dari kata sepi. Tetapi, Nyepi merupakan sebuah kesempatan untuk melunturkan segala hal yang buruk. Lalu, merayakannya dalam keadaan yang suci sehingga bisa menatap masa depan dengan lebih baik. Tidak peduli kalian tinggal di daerah mayoritas maupun minoritas, maknanya akan tetap utuh.

Selama Hari Raya Nyepi semuanya!

Sebagai Informasi, Kompetisi DBL yang merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY