Tidak semua perjalanan berakhir dengan sempurna, tetapi ada yang tetap terasa indah. Hal itu yang dirasakan oleh Wirza Zelvani setelah menutup masa SMA-nya bersama SMAN 1 Batang Hari.
Tiga musim yang ia jalani bersama tim bukanlah perjalanan yang instan. Semuanya dilalui dengan proses yang bertahap, penuh perjuangan, dan tentunya pembelajaran di setiap langkahnya.
Pada musim pertamanya di DBL, Wirza dan tim hanya mampu melangkah hingga babak perempat final. Hasil itu menjadi titik awal yang menunjukkan bahwa mereka masih harus banyak berbenah.
Memasuki musim kedua, peningkatan mulai terlihat. SMAN 1 Batang Hari berhasil melangkah lebih jauh hingga semifinal. Sebuah progres yang menunjukkan kerja keras mereka mulai membuahkan hasil.
Puncaknya terjadi di musim ketiga. Wirza sukses membawa timnya melaju hingga partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Jambi.
Meski belum berhasil meraih gelar juara, pencapaian ini tetap menjadi langkah besar bagi tim yang sebelumnya hanya dianggap sebagai pendatang.
Perjalanan ini terasa semakin spesial karena Wirza menjadi bagian penting dalam skuad. Pemain yang akrab disapa Wiwit itu mencatatkan rata-rata 31 menit bermain per pertandingan sepanjang musim.
Baca Juga: Penantian Tiga Musim Devven Fernando Berbuah Pencapaian Luar Biasa
Tak hanya hadir sebagai pengisi rotasi, kontribusinya juga terlihat dari statistik. Ia membukukan 46 rebound, 19 steal, 18 poin, serta 3 block sepanjang musim berjalan. Begitu ganas di bawah ring.
Peran tersebut membuat namanya masuk dalam daftar Kopi Good Day First Team 2025-2026 Jambi. Sebuah penghargaan yang menegaskan kontribusinya sebagai pemain yang diandalkan.
.jpg)
Capaian itu juga membuka jalan baru bagi Wirza. Ia akan melanjutkan perjalanannya ke Kopi Good Day DBL Camp 2026, tempat di mana para student athlete terbaik dari seluruh Indonesia berkumpul dan bakal bersaing demi titel DBL Indonesia All-Star 2026.
Menariknya, kesempatan ini akan menjadi yang pertama sekaligus terakhir baginya. Mengingat ia kini sudah berada di penghujung masa SMA.
Meski tidak berakhir dengan gelar juara, perjalanan Wirza tetap layak dikenang. Dari perempat final hingga partai puncak, ia membuktikan bahwa konsistensi bisa membawa perubahan besar. Dan pada akhirnya, itu sudah lebih dari cukup untuk menutup cerita dengan manis.
Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.
Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. Kompetisi ini digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia.
Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)