ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Christian Alpha Arista Putra, guru Informatika SMP Petra 3 Surabaya, menyaksikan pertandingan tim basket Petra 3 pada Junior DBL 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Kamis, 3 September 2026.

Riuh tribun DBL Arena Surabaya semakin terdengar ketika pertandingan memasuki kuarter terakhir. Dari sisi lapangan, suara siswa SMP Petra 3 Surabaya terus mengiringi tim mereka yang masih tertinggal dari SMPN 22 Surabaya.

Pertandingan Junior DBL 2026 East Java-North, Kamis, 3 September 2026, itu memang berlangsung ketat. Petra 3 bahkan sempat tertinggal tujuh hingga delapan poin sebelum perlahan mengejar dan membalikkan keadaan.

Di antara guru yang hadir, ada Christian Alpha Arista Putra. Guru Informatika SMP Petra 3 Surabaya itu datang bersama sekitar enam guru lainnya, termasuk guru BK, guru agama, guru olahraga, dan wakil kepala sekolah.

Baca juga: Antar Anak Debut di Junior DBL, Bu Veli Pakai Bando Khusus dan Tampil Meriah!

Bagi Pak Christian, kehadiran di pertandingan bukan hanya soal melihat hasil akhir. Ia justru mendapat kesempatan untuk melihat sisi lain anak didiknya yang tidak selalu terlihat ketika berada di ruang kelas.

"Kalau anak-anak di kelas ya cowok-cowok biasa. Suka iseng-iseng, suka bercanda sedikit enggak apa-apa. Tapi kalau di pertandingan tadi kelihatan banget tanggung jawabnya," ujar Pak Christian.

Hal itu terlihat ketika para pemain melakukan kesalahan. Saat kehilangan bola, mereka tidak berhenti dan menunggu permainan kembali berjalan. Mereka berusaha merebutnya lagi. Begitu pula ketika melakukan foul atau kecolongan, para pemain mencoba memperbaiki kesalahan tersebut.

"Habis kehilangan bola mereka berani rebut lagi. Habis melakukan foul mereka berani untuk memperbaiki diri masing-masing. Mereka sempat beberapa kali kecolongan, tapi bisa introspeksi masing-masing," tuturnya.

Baca juga: Keluarga Devan yang Tak Pernah Berhenti Mengawal

Pemandangan itu menjadi hal yang cukup berarti bagi Pak Christian. Sebab, ia melihat perkembangan basket Petra 3 juga mulai terasa di lingkungan sekolah.

Menurutnya, performa tim putra yang semakin baik membuat perhatian siswa terhadap basket ikut tumbuh. Dukungan yang lebih ramai pun mulai terasa ketika Petra 3 bertanding.

"Petra 3 itu sebenarnya tahun ini basketnya lagi mengalami kemajuan. Jadi cowok-cowok itu memang naik prestasinya juga lumayan banyak. Kita juga semakin hype," katanya.

Antusiasme tersebut kemudian dibawa ke DBL Arena. Sekolah menyiapkan tiket bagi siswa yang ingin datang langsung, sementara sejumlah guru turut mendampingi dari tribun.

Siswa-siswi SMP Petra 3 Surabaya memberikan dukungan dari tribun saat mendampingi tim basket Petra 3 pada Junior DBL 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

Para siswa juga membawa berbagai perlengkapan untuk membuat suasana pertandingan lebih hidup. Drum, foto para pemain, hingga galon yang digunakan sebagai alat musik ikut menemani suara dukungan sepanjang pertandingan.

Namun, di tengah ramainya tribun, pertandingan justru sempat membuat Pak Christian ikut tegang. Petra 3 belum mampu mengejar ketertinggalan hingga kuarter ketiga dan harus memasuki kuarter terakhir dengan pekerjaan yang tidak mudah.

Sebelum pertandingan, Pak Christian sebenarnya sudah mengingatkan para pemain untuk tidak meremehkan lawan. Baginya, siapa pun yang berdiri di lapangan memiliki kesempatan yang sama untuk menang.

"Jangan meremehkan lawan. Di lapangan kita fifty-fifty. Bisa apa pun terjadi. Jadi kita fokus menjalani apa yang diberikan pelatih," ujarnya.

Baca juga: Tampil Berseragam, Kekompakan Mama SMPN 19 Surabaya Curi Perhatian!

Nasihat itu kembali teringat ketika SMPN 22 Surabaya masih memimpin 17-13 hingga akhir kuarter ketiga. Petra 3 kemudian mulai menemukan ritmenya pada kuarter terakhir dan mencetak 10 poin.

Dari tribun, dukungan siswa semakin keras. Bagi Pak Christian, suara tersebut ikut membantu menjaga semangat para pemain ketika pertandingan mulai berjalan menuju akhir.

Pemain SMP Petra 3 Surabaya berusaha mengembangkan permainan saat menghadapi SMPN 22 Surabaya pada Junior DBL 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

"Kuarter satu, dua, half time tadi sempat deg-degan. Apalagi kuarter tiga sempat margin tujuh, delapan poin. Untungnya anak-anak bisa hype-nya naik lagi, semangat, ditambah supporter lagi semangatin mereka," katanya.

Kejar-kejaran itu akhirnya berakhir untuk Petra 3. Mereka menutup pertandingan dengan kemenangan tipis 23-22 atas SMPN 22 Surabaya.

Baca juga: Momen Haru Diane Taruno Antar Si Kembar di Junior DBL 2026 Surabaya

Meski senang melihat timnya menang, Pak Christian tidak ingin anak-anak hanya mengingat hasil pertandingan. Ada pelajaran yang menurutnya lebih penting untuk dibawa setelah mereka meninggalkan lapangan.

Ia ingin para pemain tetap berani menghadapi pertandingan, termasuk ketika keadaan tidak berjalan sesuai harapan. Menang atau kalah, mereka harus tetap percaya diri dan menjalankan tanggung jawab masing-masing.

"Yang penting fokus dari detik awal masuk ke lapangan. Jangan pernah menundukkan kepala, tetap tegakkan kepala baik itu kalah maupun menang. Apa pun bisa terjadi di lapangan," ucap Pak Christian.

Kemenangan tipis itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar angka di papan skor bagi Pak Christian. Di tengah pertandingan yang berjalan sampai akhir, ia melihat anak-anak yang sehari-hari masih gemar bercanda di kelas menunjukkan sikap berbeda ketika berada di lapangan.

Mereka belajar bertanggung jawab ketika melakukan kesalahan, berusaha memperbaikinya, dan tetap berjuang ketika keadaan belum berpihak. Bagi seorang guru, melihat perubahan kecil seperti itu mungkin menjadi salah satu hal yang paling berarti dari sebuah pertandingan.

Baca juga: Guru Jadi Penggerak Semangat, Pak Estron Kawal Petra 5 dari Tribun

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil SMP Petra 3 Surabaya bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS