DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Foto oleh DBL Indonesia

SURABAYA—Di malam puncak Honda DBL East Java Series 2019, seorang perempuan bertubuh jangkuk wajahnya berlinang airmata. Hari itu, timnya gagal menjadi juara. Tim yang ia bela, adalah Nation Star Academy (NSA) harus mengakui keunggulan SMA Gloria 1 Surabaya di partai puncak. Perempuan yang tampak kecewa menghadi kekalahan yang tengah mendera timnya itu bernama Erica Adiyanto, center dari NSA yang telah menjadi ujung tombak tim di sepanjang musim.

Meskipun kalah, nama Erica Adiyanto tetap terpilih menjadi first team. Berkat kegigihannya di tiap laga, ia akhirnya mendapat kesempatan untuk ditempa di Honda DBL Camp, bersama ratusan anak dari se-antero Indonesia, yang bermimpi untuk mengibarkan bendera merah putih lewat basket, sebuah olah raga favorit mereka.

Tak hanya berhenti di Honda DBL Camp 2019 saja, Erica Adiyanto juga beruntung bisa merasakan sengitnya kancah basket di negara Paman Sam, Amerika Serikat. Ia, nantinya akan berjuang mewakili Indonesia, melawan sekolah-sekolah bernas di Amerika dan bertanding dalam suatu kompetisi. Sebelum mengenal Erica lebih jauh, yuk kita simak perjalanannya membawa NSA hingga ke partai puncak.

 

Bangun Chemistry Dengan Evelyn Fio

Di pertandingan perdana, Erica masih tampak demam panggung. Di laga melawan SMAN 1 Waru, ia tak tampak bermain lepas. Beruntung, kehadiran Evelyn Fio—yang kelak menjadi pasangan mautnya di sepanjang musim 2019—membantu menumbuhkan rasa percaya diri seorang Erica. Akhirnya, keduanya pun tampil gemilang di kuarter perdana. Tak hanya bertukar poin, keduanya juga menjadi sasaran dari assist tim NSA. Hingga laga pertama usai, Erica sukses mencetak 9 angka, dan hantarkan tim NSA menangi laga dengan skor 40-19 atas SMAN 1 Waru. (Baca: Menang Meyakinkan, NSA Tak Ingin Lekas Jemawa)

Tajam Dalam Menyerang, Disiplin Dalam bertahan

Memasuki laga kedua, saat itu NSA harus meladeni SMA Santo Yusup Surabaya di laga penyisihan grup. Pada pertandingan itu, Elisa tampil cenderung defensif. Hal itu dapat kita tilik dari perolehan angkanya yang menurun. Namun, Ia justru lebih berkonsenterasi pada pertahanan. Alhasil, NSA pun kembali raih kemenangan telak 43-14 atas SMA Santo Yusup Surabaya. (Baca: Putri NSA Masih Belum Terbendung

Semakin Hari Semakin Produktif

Tampil selama 22 menit 32 detik, Erica berhasil mencetak 14 angka di laga SMA NSA kontra SMA Untung Suropati Sidoarjo. Di pertandingan itu, akurasi tembakan dua angkanya berhasil membawa NSA ungguli lawannya. Serta, speed antara Erica dan Evelyn Fio menjadi kunci NSA puncaki klasmen grup H. (Baca: Putri NSA Pastikan Diri Jadi Juara Grup H)

Jatuh Bangun Produktivitas Erica

Menjamu SMA Gloria 2 Surabaya, penampilan Erica mulai tampak menurun. Ia, berkali-kali tampak kurang konsenterasi sehingga disepanjang pernampilannya ia hanya bisa mencetak 2 angka saja. Sementara, pada pertandingan ini, ia lebih berfokus pada pertahanan. Hal itu lah yang kemudian membuat Erica minim angka di laga ini. Selain itu, karena stamina yang kurang prima juga melambatkan penampilan Erica. (Baca: Singkirkan Gloria 2, NSA Surabaya Kembali Berjumpa Smantaru) 

Semakin Hari Semakin Produktif

Tampil selama 22 menit 32 detik, Erica berhasil mencetak 14 angka di laga SMA NSA kontra SMA Untung Suropati Sidoarjo. Di pertandingan itu, akurasi tembakan dua angkanya berhasil membawa NSA ungguli lawannya. Serta, speed antara Erica dan Evelyn Fio menjadi kunci NSA puncaki klasmen grup H. (Baca: Putri NSA Pastikan Diri Jadi Juara Grup H)

Kondisi itu, juga dialami oleh Erica di laga setelahnya. Menghadapi SMAN 1 Waru, Erica sempat tampak kesusahan menembus pertahanan lawan. Hasilnya, ia hanya memiliki 3 angka saja di laga ini. Pengalaman itulah yang kemudian memacu Erica untuk rajin menceta angka di laga-laga berikutnya. (Baca: Evelyn Fiyo Bawa NSA Surabaya Lolos Semifinal)

Fokus Defense

Di laga semifinal seri Surabaya, Erica tampak berkonsenterasi dengan melesatkan umpan ke eksekutor sekaligus sahabat terbaiknya, Evelyn Fio. Selain itu,belakangan ia justru lebih tampil sebagai defender yang baik. Beberapa kali upaya musuh mencoba menyusun serangan digagalkan oleh Erica dengan mudah. Di laga ini, ia hanya mencetak 6 angka. Namun perolehan total rebound-nya 16. Data dari statisik itu menujukan bahwa Erica adalah pemain yang berfokus untuk meredam gedoran lawan. (Baca: Putri NSA bertemu Smasa Blitar di Championship Series)

Kembali Produktif

Memasuki fase championship series, Erica mulai kembali tampil produktif. Aksi kolaborasinya dengan Evelyn Fio mulai menjadi ancaman bagi lawan. Ia berhasil mencetak 17 angka di pertandingan ini. Tak hanya giat dalam melakukan serangan, ia juga mengantongi total 24 rebound. Jika dinilai dari sepanjang musim ini, laga melawan SMAN 1 Blitar adalah penampilan paling gemilang dari Erica. Lewat kecemerlangannya, NSA berhasil melesat ke final Honda DBL East Java Series 2019. (Baca: Evelyn Fiyo Antarkan NSA ke Babak Final)

Mental Baja

Tim yang ia bela, SMA NSA Surabaya harus gugur di partai puncak. Di laga itu, Erica tak berhasil memperoleh banyak ruang karena ketatnya pressing dari lawan. Ia, yang dipandang sebagai ujung tombak, tak diberi ruang gerak sedikit pun. Hingga, Erica harus berpuas diri dengan hanya mencetak 2 angka saja. Kendati kalah, perjuangan hingga titik darah penghabisan Erica dan teman-temannya patut diacungi jempol. Hingga detik-detik terakhir, Erica tetap berupaya untuk membalik keadaan. Namun sayang, keberuntungan berkata lain. Erica dan NSA, harus berlapang dada dengan posisi runner-up. 

Pengin lebih dekat sama Erica? Yuk klik di sini.

 

Lagi senggang? Jangan lupa mainmain ke mainmain.id ya!

Hasil Studi ini Mengatakan Milenial Lebih Cepat Mati, Kenapa ya?

Takut Jatuh Cinta? Mungkin Kamu Mengidap Philophobia

Naik 18 Kg demi 'Vice', Christian Bale Rela Kurus Lagi untuk 'Ford v Ferrari'

Tarik Minat Turis Asing, Kerokan Jadi Program Wisata Kebugaran Khas Indonesia

Hollywood Lagi Demam K-Pop, Rebel Wilson Bikin Film 'Seoul Girls'

Kenapa Kita Mencari Makanan Manis Kalau Sedang Sedih?

 

 

  RELATED ARTICLES
Comments (0)