ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Justin Jaya Wiyanto, campers asal Central Java, kembali mendapat kesempatan mengikuti Honda DBL Camp. Namun, ada yang berbeda di tahun ini. Sebab, MVP asal SMA Warga Surakarta itu sekarang ditemani oleh adiknya, Jesslyne Jaya Wiyanto. 

Dua kakak beradik itu sedang berjuang mendapatkan posisi menjadi All-Star. Baik Justin maupun Jesslyn, sama-sama masuk ke dalam Top 24 Campers Honda DBL Camp 2022. Tinggal selangkah lagi perjuangan mereka menuju 12 terbaik. 

Ada yang menarik dari kisah mereka berdua. Sebagai kakak, Justin mengaku tugasnya di pemusatan latihan ini tidak hanya berjuang menjadi All-Star. Melainkan juga memastikan sang adik tidak mengalami cidera pada saat latihan. "Sebelum berangkat, pesan pertama yang Papa kasih ke aku adalah harus selalu jagain Jesslyne saat camp. Pokoknya dia nggak boleh kenapa-kenapa, setelah itu baru kasih pesan ke aku untuk kasih yang maksimal saat camp nanti," terangnya. 

Hal itu diaminkan oleh Jesslyne. Student athlete kelas X itu menuturkan, Justin selalu menanyakan keadaannya selepas latihan. "Koko (kakak) tuh memang perhatian, dia penuh kasih sayang orangnya. Setiap habis latihan, dia pasti tanya tadi latihannya gimana. Malah, kadang kita saling memberi masukan satu sama lain," timpalnya. 

Meski kompak saat di camp, Jesslyne mengatakan tidak jarang keduanya bertengkar ketika di rumah. Kata Jesslyne, ia dan koko-nya sering kali berdebat saat melakukan pekerjaan rumah. "Koko itu lho, kalo kita lagi beres-beres rumah suka asal-asalan. Makanya kadang aku suka marah-marah kalau dia nggak bener nyapu atau ngepel," katanya. 

Namun, Justin justru merasa tertuduh. Ia merasa dirinya selalu melakukan pekerjaan rumah dengan benar. "Jesslyne memang suka marah-marah, padahal aku sudah benar. Rumahku itu selalu bersih kalau aku beres-beres. Dia memang begitu," katanya. 

Walaupun begitu, Justin mengatakan kalau perdebatan atau pertengkaran kecil yang terjadi oleh keduanya justru membuat hubungannya dengan Jesslyne semakin erat. Lebih lanjut, Justin juga menerangkan jika mereka berdua lebih kompak dibanding yang terlihat. "Kalau kita bertengkar, orang tua biasanya diam saja, nggak ikut marah. Karena tahu kalau pertengkaran kecil ini justru membuat kita lebih akur. Habis berdebat biasanya juga langsung baikan," lanjutnya. 

Menjelang penobatan All-Star, dua anak dari Wempy Wiyanto itu berharap mereka bisa masuk sebagai 12 pemain terbaik DBL tahun ini. "Ini tahun pertamaku ikut camp, aku dapat banyak pengalaman di sini. Koko juga sering menyemangatiku, apalagi dia juga pernah ikut di tahun 2019. Kita akan all out supaya bisa masuk All-Star berdua," tutup Jesslyne. (*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS