Setelah tampil memukau di penjurian perdana, bersamaan dengan gelaran Junior Exhibition Games 2025 Jakarta beberapa waktu lalu, kini Top 15 Azarine DBL Dance Competition 2025 Jakarta bersiap kembali menunjukkan aksi terbaik mereka.
Bedanya, kali ini mereka akan tampil langsung dihadapan dewan juri dalam proses penjurian kedua yang bakal berlangsung di Honda DBL with Kopi Good Day Final Jakarta 2025 Road to Indonesia Arena, di Piazza Gandaria City, Jakarta Selatan, pada Minggu, 9 November 2025 pukul 15.00 WIB.
Sebanyak 15 tim dance ini sebelumnya telah melewati proses seleksi ketat di masing-masing region, Jakarta Utara, Barat, Pusat, Timur, dan Selatan, hingga akhirnya terpilih sebagai Top 15 Azarine DBL Dance Competition 2025 Jakarta.
Setelah melalui tahap penjurian pertama, kini mereka akan kembali beraksi untuk membuktikan siapa yang paling layak melangkah ke babak berikutnya.
Pasalnya, lima tim dance terbaik atau Best Five Azarine DBL Dance Competition 2025 Jakarta nanti, berkesempatan untuk tampil dihadapan puluhan ribu pasang mata, yakni bertepatan dengan partai Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta.
Momentum ini bukan sekadar pertunjukan dance biasa. Ini adalah ajang pembuktian bagi mereka untuk tampil total, memukau, dan meninggalkan kesan tak terlupakan di depan juri serta penonton yang memadati arena.
So, siap-siap buat dukung tim favoritmu! Karena 15 tim terbaik ini bakal tampil all out dan membuat suasana Piazza Gandaria City berguncang!
SMA Santo Yakobus Jakarta (Equuelus)
%20SMA%20Santo%20Yakobus.jpg)
Penampilan unik bertema disko 80-an dari tim dance SMA Santo Yakobus Jakarta sukses mencuri perhatian di Azarine DBL Dance Competition 2025 North Jakarta.
Aksi mereka yang berani tampil beda pun berbuah manis, membawa tim yang dikenal dengan nama Equuelus itu meraih predikat Best Three di wilayah Jakarta Utara.
Dengan gaya khas era 80-an lengkap dengan rambut afro, Equuelus tampil total di atas panggung. Lewat konsep itu, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa menari bukan hal yang alay atau tidak berguna, melainkan bentuk ekspresi diri yang patut dirayakan.
Berani tampil beda jadi kunci utama mereka untuk menonjol di tengah persaingan ketat antartim dance terbaik se-Jakarta Utara.
Baca Juga: Rambut Afro hingga Jubah Pink Nyentrik Warnai Panggung DBL Dance North Jakarta
SMA Jubilee Jakarta (The Sapphire Crew)
%20SMA%20Jubilee%20Jakarta.jpg)
The Sapphire Crew, tim dance dari SMA Jubilee Jakarta juga sukses masuk jajaran Best Three di Azarine DBL Dance Competition 2025 North Jakarta.
Mereka tampil memukau dengan konsep yang terinspirasi dari aura glamor Beyoncé, dipadukan dengan elemen energik ala marching band.
Koreografi yang mereka sajikan menggambarkan semangat untuk terus bersinar tanpa kehilangan jati diri.
Segala detail, mulai dari kostum, riasan wajah, hingga properti dan gerakan, tersusun dengan matang dan selaras, menjadikan performa The Sapphire Crew begitu solid dan berkelas di atas panggung.
Baca Juga: Beyoncé Jadi Sumber Inspirasi The Sapphire Crew untuk Bisa Bersinar!
SMA Gandhi Ancol (Ocean Angels)
%20SMA%20Gandhi%20Ancol.jpg)
Ocean Angels, tim dance dari SMA Gandhi Ancol berhasil menorehkan prestasi sebagai Best Three di Azarine DBL Dance Competition 2025 North Jakarta lewat penampilan yang mengangkat konsep Women Empowerment.
Angela Aurellie Jansen, salah satu anggota Ocean Angels, menjelaskan bahwa tema tersebut diambil dari fenomena nyata tentang bagaimana perempuan kerap diremehkan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun lewat penampilan mereka, Ocean Angels ingin mematahkan anggapan itu. Pergantian jubah dari warna putih menjadi emas di tengah koreografi mereka melambangkan bahwa perempuan bisa bersinar kapan pun mereka mau, tanpa perlu menunggu momen tertentu.
Baca Juga: Pemberdayaan Wanita dari Ocean Angels dan Nuansa Pop Stars Ala Oddflarefly
SMA 1 Penabur Jakarta (F1rst Dance Crew)
%20SMA%201%20Penabur%20Jakarta.jpg)
F1rst Dance Crew dari SMAK 1 Penabur Jakarta tampil penuh semangat di panggung Azarine DBL Dance Competition 2025 West Jakarta.
Dalam aksinya, mereka mengangkat kisah inspiratif pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu sebagai simbol perjuangan dan semangat generasi muda untuk terus “Shine Like a Star” dengan caranya sendiri.
Jika Martha berjuang di medan perang, maka F1rst Dance Crew berjuang melalui kreativitas dan ekspresi gerak di atas panggung.
Penampilan energik dan penuh makna itu pun membuahkan hasil. Mereka berhasil masuk dalam jajaran Best Three Azarine DBL Dance Competition 2025 West Jakarta dan akan melanjutkan laju mereka untuk tampil di panggung Top 15 Azarine DBL Dance 2025 Jakarta.
Baca Juga: Perpaduan Sejarah dan Fantasi. Aksi F1rst Dance Crew dan The Moonlightz Meriah!
SMA Tiara Kasih Jakarta (Arcane)
%20SMA%20Tiara%20Kasih%20Jakarta.jpg)
Arcane, tim dance dari SMA Tiara Kasih Jakarta tampil memukau dengan konsep yang terinspirasi dari film action-musical bernuansa Korea-Amerika, K-Pop Demon Hunters.
Lewat penampilan itu, Arcane ingin menggambarkan proses seseorang dalam memperbaiki diri dan tumbuh bersama lewat dukungan satu sama lain.
Pesan tersebut mereka kemas dalam koreografi dinamis dan ekspresif, dipadukan dengan elemen sinematik khas film yang menjadi inspirasi mereka.
Hasilnya, Arcane berhasil masuk Best Three Azarine DBL Dance Competition 2025 West Jakarta dan berhak melangkah ke fase selanjutnya.
Baca Juga: Rasa Percaya Diri Arcane dan Nuansa Girlie Ala Pibles
SMA Ipeka Puri Indah Jakarta (Camaraderie)
%20SMA%20IPEKA%20Puri%20Indah%20Jakarta.jpg)
Camaraderie, tim dance dari SMA Ipeka Puri Indah Jakarta kembali menunjukkan aksi memukau di panggung Azarine DBL Dance Competition 2025 West Jakarta.
Kali ini, mereka membawakan kisah seorang remaja laki-laki yang hidup dalam kecemasan, rasa takut, dan ketidakpercayaan diri.
Namun melalui sebuah mimpi, ia menemukan bahwa semua ketakutan itu tak seharusnya membatasi langkahnya. Dari cerita itu, lahir pesan kuat bahwa setiap orang memiliki nilai yang jauh melampaui rasa takutnya sendiri.
Makna tersebut divisualisasikan dengan kontras yang apik, kostum penuh warna sebagai simbol harapan dan kehidupan cerah, berpadu dengan nuansa hitam yang merepresentasikan sisi gelap sang tokoh.
Lewat penampilan yang kuat secara konsep dan eksekusi, Camaraderie berhasil memukau juri dan mengamankan posisi di Best Three Azarine DBL Dance Competition 2025 West Jakarta, sekaligus tiket menuju Top 15 Azarine DBL Dance 2025 Jakarta.
Baca Juga: Pesan Percaya Diri hingga Semangat Bangkit dari Camaraderie dan Y-one Dance Crew
SMA Santa Ursula Jakarta (RBS Ursula)
%20SMA%20Santa%20Ursula%20Jakarta.jpg)
RBS Ursula menghadirkan konsep “Kesatuan” ke dalam penampilan mereka yang tentunya memiliki konsep sejalan dengan tema Azarine DBL Dance Competition 2025 Central Jakarta, yakni Shine Like A Star.
Di atas panggung, mereka menegaskan bahwa setiap orang punya cara unik untuk bersinar melalui bakat dan kemampuan masing-masing.
Hal itu tercermin dari beragam karakter yang ditampilkan, mulai dari hip-hop, bela diri, panahan, hingga balet. Setiap individu memancarkan keistimewaannya sendiri, namun ketika disatukan, membentuk harmoni yang indah layaknya gugusan bintang di langit.
Lewat pertunjukan tersebut, RBS Ursula ingin menyampaikan pesan bahwa kebersamaan bukan berarti menyeragamkan. Justru, kekuatan tim lahir ketika setiap perbedaan dirayakan dan menyatu menjadi sebuah kesatuan yang kokoh.
Baca Juga: Konsep “Kesatuan” oleh RBS Ursula, dan Seru-seruan Bareng BeruangMagnet24
SMA 3 Penabur Jakarta (Beverlys)
%20SMA%203%20Penabur%20Jakarta.jpg)
Beverlys tampil mencuri perhatian dengan konsep yang segar dan nostalgia. Mereka menghidupkan karakter ikonik dari serial animasi asal Amerika, The Powerpuff Girls di panggung Azarine DBL Dance Competition 2025 Central Jakarta.
Dalam penampilannya, Beverlys menghadirkan sosok Blossom, Bubbles, Buttercup, hingga Profesor Utonium dengan karakteristik yang sesuai seperti di serial aslinya, Blossom yang bijaksana, Bubbles yang lembut dan tulus, Buttercup yang berani, serta Profesor Utonium yang penuh kasih.
Lewat konsep ini, Beverlys ingin menyampaikan pesan bahwa setiap individu memiliki cara tersendiri untuk bersinar. Layaknya bintang di langit yang memancarkan cahaya berbeda, semua perbedaan itu justru berpadu membentuk keindahan yang luar biasa ketika bersatu.
Baca Juga: Campuran Afro-Dangdut oleh TEXXIONE dan Powerpuff Girls Ala Beverlys
SMA Santa Theresia Jakarta (Theresiance)
%20SMA%20Santa%20Theresia%20Jakarta.jpg)
Tahun ini, Theresiance mengusung tema “Unapologetically Me” yang merepresentasikan keberanian untuk percaya diri, bangga pada keunikan, dan hidup tanpa terikat standar sosial.
Penampilan dibuka dengan atraksi spektakuler dan gerakan membuka pedang yang jadi simbol mematahkan batasan, dilanjutkan dengan dialog tokoh yang menegaskan pentingnya menjadi diri sendiri.
Alur cerita kemudian dibawa melalui lewat alunan musik yang penuh makna. Vibe ceria pun hadir lewat jingle Azarine dengan tagline “My Beauty My Rules”, menegaskan bahwa setiap orang bebas mengekspresikan dirinya.
Sebagai klimaks, tarian tradisional Mamuna dari Papua dipilih sebagai penutup, merepresentasikan kebanggaan budaya sekaligus simbol dari perjalanan kembali menemukan jati diri dengan penuh kebahagiaan.
Theresiance menampilkan dua sisi: bagian luar melambangkan ekspektasi masyarakat, sementara bagian dalam menggambarkan jati diri sesungguhnya yang akhirnya bersinar.
Baca Juga: Konsep Unapologetically Me Theresiance dan Sinergi Galaksi Milik Fourciousquad
SMA Labschool Jakarta (Divine Dance)
%20SMA%20Labschool%20Jakarta.jpg)
Divine Dance, tim dance SMA Labschool Jakarta, menyajikan karya yang berangkat dari pemahaman sederhana bahwa manusia tidak bisa memilih dari siapa dan di mana ia dilahirkan, tetapi setiap orang memiliki kendali untuk menentukan ingin menjadi bintang seperti apa.
Dikenal sebagai tim yang selalu tampil dengan konsep segar, tahun ini Divine Dance berinovasi lewat kostum berlapis velcro.
Di tengah penampilan, para dancer membuka lapisan luar kostum mereka dan menampilkan kilauan bintang, simbol dari tema musim ini, “Shine Like a Star.”
Sebagai tim yang konsisten berada di jajaran atas, Divine Dance kembali membuktikan kualitasnya. Mereka mampu mengemas pesan dan visual pertunjukan dengan rapi, menghadirkan harmoni antara konsep, kostum, dan koreografi yang membuat penampilan mereka begitu berkesan.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Divine Dance dan Target Besar Mereka Musim Ini
SMAN 71 Jakarta - Pendamping Putra (Salzeius)
%20SMAN%2071%20Jakarta.jpg)
Salzeus, tim dance dari SMAN 71 Jakarta yang mewakili tim basket putra sekolahnya, tampil dengan konsep penuh makna tentang kepercayaan diri dan semangat bangkit.
Inspirasi mereka datang dari perjalanan panjang masyarakat Aceh pasca-tsunami 2004 tragedi yang sempat menyapu harapan, juga melahirkan kekuatan baru untuk bertahan dan kembali bersinar.
Melalui penampilannya, Salzeus menyoroti sisi positif dari kisah tersebut: perjuangan rakyat Aceh membangun kembali kotanya dari puing-puing kehancuran hingga mampu memancarkan sinar di mata dunia. Keberhasilan Aceh bangkit menjadi simbol kerja keras, keberanian, dan tekad yang pantang menyerah.
Pesan itu mereka kaitkan dengan semangat generasi muda masa kini, bahwa setiap anak muda harus berani mengekspresikan diri, menunjukkan jati dirinya, dan berkontribusi untuk menciptakan lingkungan serta masa depan yang lebih baik.
Bagi Salzeus, tarian bukan sekadar pertunjukan di atas panggung, tetapi juga medium untuk menyampaikan pesan kuat: setiap individu memiliki cahaya dalam dirinya yang bisa membawa perubahan positif bagi dunia. “They Rise, They Shine, Like a Star.”
Baca Juga: Berkelana ke Aceh bersama Salzeus, dan Nilai Kebersamaan Milik Srikandi
SMA Prestasi Prima (Geniale)
%20SMA%20Prestasi%20Prima.jpg)
Geniale, tim dance dari SMA Prestasi Prima, menghadirkan energi pop yang memukau lewat konsep “Beyoncé - Super Bowl Concert.”
Terinspirasi dari kemegahan panggung sang diva dunia, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa generasi muda pun punya peluang yang sama untuk bersinar di panggung besar mereka sendiri.
Dengan koreografi penuh tenaga dan nuansa megah khas konser pop internasional, Geniale berhasil menularkan semangat percaya diri dan dorongan untuk terus berkarya.
Bagi mereka, tema ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan representasi nyata dari makna “Shine Like a Star”, bahwa setiap individu mampu bersinar dengan cara dan kreativitasnya masing-masing.
Baca Juga: Ensantrance dan Geniale Sajikan Perpaduan Budaya dan Energi Pop
SMAN 6 Jakarta (Pesona Cipta Mahakam)
![]()
Tak hanya menampilkan koreografi yang energik, Pesona Cipta Mahakam, tim dance dari SMAN 6 Jakarta juga menghadirkan konsep pertunjukan yang sarat makna dan inspirasi.
Mengusung tema “A Tribute to Susi Susanti” yang selaras dengan semangat besar “Shine Like a Star,” mereka menampilkan kisah perjuangan sang legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, yang mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.
Melalui tarian mereka, Pesona Cipta Mahakam menggambarkan ketekunan, kerja keras, dan sikap pantang menyerah yang menjadi ciri khas Susi sepanjang kariernya.
Penampilan ini bukan sekadar bentuk penghormatan, tetapi juga simbol warisan semangat juang yang menyalakan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan mencintai tanah air.
Seperti bintang yang tak pernah padam, semangat itu kini hidup dalam diri anak muda Indonesia, menjadi cahaya yang menuntun lahirnya prestasi dan kebanggaan baru bagi bangsa.
Baca Juga: Susi Susanti Ala Pesona Cipta Mahakam dan Konsep Persatuan Milik Foxy Dance Crew
SMAN 70 Jakarta (Bulungan Dance Crew)
![]()
Bulungan Dance Crew, tim dance dari SMAN 70 Jakarta, tampil memukau dengan konsep yang terinspirasi dari kisah legendaris Dewi Shinta dalam dunia wayang.
Seperti dalam kisah aslinya, penampilan mereka diawali dengan momen ketika Dewi Shinta diculik, dilambangkan sebagai sosok bintang yang indah namun terbelenggu dalam kegelapan, cahayanya tertahan oleh rasa iri dan kejahatan di sekitarnya.
Namun, keberanian dan harapan membimbingnya menuju kebebasan. Sinar yang perlahan kembali muncul menjadi simbol kebangkitan seorang perempuan yang tak lagi terikat oleh ketakutan.
Kisah perjuangan itu kemudian digambarkan lewat visual api yang menyala, jadi lambang keraguan dan ujian yang harus dihadapi. Meski begitu, Dewi Shinta digambarkan berhasil melewatinya dengan keteguhan hati, hingga akhirnya bersinar kembali dengan cahaya yang lebih kuat.
Melalui penampilan ini, Bulungan Dance Crew ingin menyampaikan pesan mendalam: bahwa pesona seorang perempuan bukanlah alasan untuk dibatasi, melainkan kekuatan yang patut dihargai.
Sebab cahaya sejati seorang perempuan tidak akan pernah bisa dipadamkan, ia akan selalu menemukan jalan untuk bersinar.
Baca Juga: Bulungan Dance Team Hidupkan Dewi Shinta dan Konsep Jati Diri Milik Karren Dance
SMAN 3 Jakarta (Pesona Cipta Teladan)
![]()
Panggung Azarine DBL Dance Competition 2025 South Jakarta dipastikan berlangsung meriah. Di antara puluhan tim dance yang tampil, satu nama yang paling ditunggu adalah Pesona Cipta Teladan dari SMAN 3 Jakarta.
Bukan tanpa alasan, tim ini sukses mencuri perhatian di musim sebelumnya dengan torehan Best Three, yang mengantarkan mereka tampil di Final DBL Jakarta 2024 di Indonesia Arena.
Tahun ini, Pesona Cipta Teladan kembali dengan konsep yang menjadi kelanjutan dari penampilan ikonik mereka sebelumnya. Mengusung tema “Shine Like a Star,” mereka membawakan konsep Teladan Got Talent Volume 2 sebagai simbol konsistensi dan perkembangan kreativitas.
Melalui konsep ini, mereka ingin membuktikan bahwa setiap individu punya cara unik untuk bersinar, dan di atas panggung, Pesona Cipta Teladan menunjukkan bahwa cahaya itu semakin terang dari musim ke musim.
Baca Juga: Konsep Bersambung, Pesona Cipta Teladan Bawakan Teladan Got Talent Volume 2
Partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta akan kembali diselenggarakan di Indonesia Arena pada Jumat, 21 November 2025. Informasi selanjutnya akan dipublikasikan secara berkala melalui Instagram DBL, laman dbl.id, dan aplikasi DBL Play.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa